Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Shkodran Mustafi: Menjadi Muslim Lebih Penting dari Apa pun

Hendry Kurniawan , Jurnalis-Kamis, 23 Juli 2020 |21:54 WIB
Shkodran Mustafi: Menjadi Muslim Lebih Penting dari Apa pun
Bek Arsenal, Shkodran Mustafi (Foto: Reuters)
A
A
A

LONDON – Bek tengah Arsenal, Shkodran Mustafi, diketahui sebagai seorang Muslim yang taat. Bahkan bagi Mustafi, menjadi seorang Muslim lebih penting dari apa pun, termasuk sepakbola itu sendiri.

Pada satu kesempatan, Mustafi pernah mengungkapkan kalau dirinya selalu berusaha untuk menjadi Muslim yang sebaik mungkin. Salah satu yang dilakukannya adalah dengan menjalankan ibadah sholat tepat waktu.

Kendati demikian, karena jadwal yang dimilikinya sebagai pesepakbola cukup padat, bek berpaspor Jerman itu pun kesulitan untuk bisa selalu tepat waktu. Meski begitu, Mustafi tetap berusaha mengamalkan ajaran-ajaran agama Islam sebaik mungkin.

Baca juga: Punya Banyak Masalah, Arsenal Diklaim Sulit untuk Kembali Berjaya

Shkodran Mustafi

“Menjadi Muslim penting bagi saya, lebih penting daripada apa pun. Meskipun kadang-kadang bepergian membuat saya sulit melaksanakan sholat,” ujar Mustafi, seperti dilansir dari Metro, Kamis (23/7/2020).

Selain rajin dalam melaksanakan sholat, Mustafi juga mempelajari Alquran secara intensif. Pria keturunan Albania itu sadar bahwa Alquran merupakan pedoman hidup bagi manusia.

Sehingga, ia pun ingin menjalani kehidupan ini berdasarkan tuntunan Alquran. Alquran juga disebut Mustafi membuatnya merasa dekat dengan para Nabi.

“Saya mempelajari Alquran secara intensif tetapi saya juga mempelajari agama-agama lain. Namun, hanya melalui Alquran saya merasa para Nabi begitu dekat dengan saya - di sana (Quran) dan di masjid ketika saya pergi untuk sholat,” jelas pria 28 tahun itu.

Meski karier Mustafi sebagai pesepakbola terbilang bagus, namun ia tetap memprioritaskan agama dalam hidupnya. Sama seperti pemeluk agama Islam lainnya, Mustafi pun percaya akan adanya surga dan neraka.

Shkodran Mustafi

Sebagai seorang Muslim, Mustafi tentunya mendambakan untuk bisa masuk ke dalam surga kelak. Maka dari itu, ketika pada suatu pertandingan ia bermain buruk, ia tak akan menanggapi hal tersebut dengan berlebihan. Karena itu bukanlah akhir dari segalanya.

“Agama saya sangat berarti bagi saya dan karier saya. Ini sangat membantu saya. Pada akhirnya, saya seperti orang lainnya di bumi yang menginginkan surga. Itu adalah tugas utama saya. Dan jika saya tampil buruk dalam pertandingan, itu bukan akhir dunia,” ujar Mustafi.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement