5 Saudara Kandung yang Justru Bela Tim Nasional Berbeda

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 07 Juli 2020 20:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 51 2242748 5-saudara-kandung-yang-justru-bela-tim-nasional-berbeda-1dmqo7qnT1.jpg Kevin Prince Boateng dan Jarome Boateng (Foto: Daily Star)

DALAM dunia sepakbola, para saudara kandung memang tidak selalu membela panji negara yang sama. Maka dari itu, tidak sedikit pemain-pemain yang memiliki saudara pesepakbola profesional tapi tak membela negara yang sama.

Terlebih dalam aturan FIFA –selaku induk sepakbola Dunia– tidak melarang untuk pemain bersaudara untuk membela negara yang sama. FIFA membebesakan setiap pemain memilih negara yang dibelanya masing-masing, asalkan telah memenuhi regulasi jadi warga negara setempat.

Dalam sejarah sepakbola dunia, terdapat beberapa pemain bersaudara yang memilih membela negara yang berbeda seperti Kevin Prince Boateng yang memperkuat Ghana, sementara sang adik memilih membela Jerman. Selain kedua nama tersebut, setidaknya ada 5 pesepakbola yang memilih membela negara lain:

5. Paul Pogba (Prancis) dan Florentin dan Mathias Pogba (Guinea)

Pogba bersaudara

Nama Paul Pogba memang jauh lebih dikenal ketimbang kedua kakaknya, Florentin dan Mathias. Terlebih keduanya kakaknya tersebut memang hanya-hanya membela klub semenjana di sepanjang karier profesionalnya.

Sementara Pogba mampu menunjukkan kehebatannya sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia. Hal tersebut pun terbukti klub sekelas Juventus dan Manchester United sempat mempercayakan pos lini tengahnya pada Pogba.

Karena kehebatan itulah Pogba pun akhirnya mendapatkan panggilan untuk membela panji Timnas Prancis, yang berhasil ia bawa jadi kampiun di Piala Dunia 2018 Rusia. Sementara kedua saudaranya membela Guinea yang merupakan negara asal Pogba juga.

4. Thiago (Spanyol) dan Rafinha Alcantara (Brasil)

Thiago dan Rafinha Alcantara

Selain Pogba bersaudara, ada juga pasangan kakak-adik Thigao dan Rafinha Alcantara juga memutuskan untuk membela negara yang berbeda. Padahal baik Thiago atau Rafinha sama-sama lahir dan besar di Spanyol dan lulus dari akademi milik Barcelona, yakni La Masia.

Meski begitu, Thiago yang memiliki perjalanan karier lebih menawan ketimbang Rafinha pun akhirnya mendapatkan panggilan untuk membela Timnas Spanyol senior. Sedangkan Rafinha memilih membela negara asal ayahnya, yakni Brasil.

Bersama Timnas Brasil, karier Rafinha memang kurang begitu menjanjikan juga. Bahkan hingga kini, Rafinha belum pernah mendapatkan panggilan kembali dari Timnas Brasil senior. Sejauh ini, Rafinha baru dua kali membela Timnas Brasil senior dengan menyumbangkan satu gol.

3. Christian Vieri (Italia) dan Massimilano Vieri (Australia)

Christian Vieri dan Massimilano Vieri

Vieri pernah dinobatkan sebagai pemain termahal di dunia ketika diboyong oleh Inter Milan dari Lazio pada musim panas 1999. Vieri pun sempat menjadi ikon untuk lini depan Inter bersama legenda timnas Brasil, yakni Luiz Ronaldo.

Ketenaran Vieri pun membuat dirinya akhirnya mendapatkan panggilan untuk membela Timnas Italia dalam dua turnamen Piala Dunia, yakni 1998 dan 2002. Namun ada hal yang banyak orang-orang kurang ketahui, bahwa Vieri memiliki adik yang justru membela negara yang berbeda.

Ya, Vieri memang mempunyai saudara laki-laki bernama Masimilano Vieri yang justru lebih memilih untuk membela Australia. Namun bersama Timnas Australia, perjalanan karier Masimilano juga kurang begitu bersinar.

2. Granit Xhaka (Swiss) dan Taulant Xhaka (Albania)

Granit Xhaka dan Taulant Xhaka

Granit Xhaka memang dikenal sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di Liga Inggris saat ini. Nama besar Xhaka mulai dikenal sejak dirinya membela FC Basel di Liga Swiss lalu hengkang ke Liga Jerman dengan membela Borussia Monchengladbach.

Ketenaran Xhaka semakin menjadi kala dirinya dipinang Arsenal pada musim panas 2016. Sejak saat itu, Xhaka pun tidak pernah absen di lini tengah Timnas Swiss, negara yang menjadi kelahirannya pada 27 tahun silam.

Keputusan berbeda justru diambil oleh Taulant selaku kakak kandung Granit. Meski sama-sama lahir di Swiss, Taulant justru lebih memilih membela negara asal orang tuanya, yakni Albania. Bahkan Granit dan Taulant sempat saling bentrok di putaran final Piala Eropa 2016 Prancis.

1. Tim Cahill (Australia) dan Chris Cahill (Samoa)

Tim Cahill

Siapa yang tidak mengenal Tim Cahill sebagai gelandang yang berhasil bertranformasi menjadi seorang penyerang bersama Timnas Australia. Tidak hanya itu, Cahill juga sempat membela sejumlah klub papan tengah di Liga Inggris, salah satunya ada Everton.

Bahkan Cahill sendiri sempat menjadi salah satu ikon sepakbola Asia lantaran sejumlah prestasi yang berhasil dicetaknya bersama Timnas Australia, baik di Piala Asia ataupun Piala Dunia. Namun sayang sang saudara kandung, Chris Cahill justru memilih untuk tak mengikuti jejaknya bersama Timnas Australia.

Ya, Chris memutuskan untuk lebih membela negara Samoa yang merupakan negara asal keluarganya. Keputusan Chris itu memang cukup mengecewakan, mengingat reputasi Samoa memang sangat minim di dunia sepakbola.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini