Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tampil Telanjang, Patung Andres Iniesta Tarik Perhatian

Andika Pratama , Jurnalis-Jum'at, 19 Juni 2020 |17:48 WIB
Tampil Telanjang, Patung Andres Iniesta Tarik Perhatian
Andres Iniesta (Foto: AFP)
A
A
A

BARCELONA Andres Iniesta adalah pahlawan bagi Tim Nasional (Timnas) Spanyol. Sebab, gol semata wayang Iniesta ke gawang Belanda mengantarkan Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010. Tepat pada 11 Juli mendatang, menandai peringatan 10 tahun keberhasilan Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010.

Warga kampung halaman Iniesta di Albacete, membuat patung legenda Barcelona itu untuk merayakannya. Patung dibentuk sesuai pose Iniesta saat membobol gawang Belanda. Akan tetapi, muncul foto yang menunjukkan patung Iniesta telanjang sehingga mencuri perhatian publik.

Andres Iniesta (Foto: The Sun)

Banyak orang mengira patung itu sudah selesai, tetapi ternyata belum. Perwakilan Balai Kota Albacete menyatakan patung Iniesta dalam foto itu masihlah sebuah sketsa dari tanah liat yang belum selesai. Orang itu menyatakan patung akan dibuat dari perunggu, lengkap dengan seragam Timnas Spanyol. Perayaan atas berdirinya patung Iniesta akan dilangsung pada 10 Juli mendatang, atau sehari sebelum peringatan 10 tahun keberhasilan Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010.

BACA JUGA: Puja-puji Iniesta untuk Alexis Sanchez

“Gambar itu bukan hasil akhir dari patung itu, tetapi dari sebuah sketsa di tanah liat, sebelum dibuat dari perunggu. Dalam pahatan terakhir, atlet akan muncul mengenakan perlengkapan olahraganya,” kata perwakilan untuk balai kota Albacete, menyadur dari The Sun, Jumat (19/6/2020).

 

Pada 2010, Timnas Spanyol mencuri perhatian dunia dengan gaya main tiki-taka mereka. Setiap babak dilewati tim yang waktu itu diasuh Vicente Del Bosque dengan brilian. Timnas Spanyol menyingkirkan tim-tim kuat, seperti Portugal (babak 16 besar), Paraguay (perempatfinal), dan Jerman (semifinal), sebelum ke final.

Sementara itu, Belanda juga tampil apik di Piala Dunia 2010. Belanda mengalahkan Slovakia (babak 16 besar), Brasil (perempatfinal), dan Uruguay (semifinal), untuk menghadapi Timnas Spanyol. Final berjalan ketat karena skuad Timnas Spanyol dan Belanda dipenuhi pemain bintang.

Tidak ada gol yang tercipta dalam waktu normal di pertandingan yang berlangsung di Soccer City Stadium, pada 11 Juli 2010 tersebut. Alhasil, pertandingan harus berlanjut ke babak tambahan waktu. Iniesta menjadi pembeda untuk Timnas Spanyol berkat golnya pada menit ke-116. Gol itu sangat spesial untuk Iniesta, karena dipersembahkan untuk mendiang kapten Espanyol, Dani Jarque.

Gol itu juga yang mengatarkan Timnas Spanyol meraih trofi Piala Dunia 2010. Timnas Spanyol pun mengikuti jejak Prancis, yang mampu mengawinkan trofi Piala Dunia dengan Piala Eropa. Selang dua tahun kemudian, Timnas Spanyol bahkan mempertahankan trofi Piala Eropa. Iniesta adalah bagian penting Timnas Spanyol untuk meraih dua trofi Piala Eropa dan satu Piala Dunia. Alhasil, namanya tercatat dengan tinta emas di buku sejarah Spanyol.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement