Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diberi Target Tinggi oleh PSSI, Shin Tae-yong: Saya Bukan Pesulap

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Kamis, 18 Juni 2020 |17:14 WIB
Diberi Target Tinggi oleh PSSI, Shin Tae-yong: Saya Bukan Pesulap
Shin Tae-yong. (Foto/Wikimedia Commons)
A
A
A

JAKARTA – Manajer pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Shin Tae-yong, menyuarakan suara pedas kepada PSSI yang memintanya dapat memenuhi target tinggi. Pelatih asal Korea Selatan itu juga meminta kepada semua pihak untuk saling bekerja sama demi memajukan sepakbola Tanah Air, bukannya malah asal memasang target tanpa perhitungan.

Shin Tae-yong datang ke Indonesia pada Desember 2019. Ia meneken kontrak selama 4 tahun untuk menangani Timnas Senior, Timnas U-23 dan Timnas U-19. Meski baru menjabat, pelatih yang membawa Timnas Korsel mengalahkan Jerman 2-0 di Piala Dunia 2018 itu sudah dipatok target tinggi Federasi Sepakbola Indonesia, PSSI.

Foto/PSSI

Baca juga: Shin Tae-yong Kesal dengan Sikap PSSI

Mengutip media Korea Selatan, Naver Sports, Kamis (18/6/2020), Shin Tae-yong mengungkapkan diminta Ketua Umum PSSI Mohamad Iriawan membawa Timnas Indonesia lolos ke perempatfinal Piala Asia U-19 2020. Ia juga diminta membawa Timnas senior Indonesia juara Piala AFF 2020, serta mengantarkan Timnas Indonesia U-19 melaju ke perempatfinal Piala Dunia U-20 2021.

Namun, ia mendapat informasi dari salah satu pejabat PSSI, yang mengatakan kepadanya bahwa peringkat Indonesia di ranking FIFA berada di posisi 173. Meski berat, Shin Tae-yong tetap menjalankan visinya. Ia membuat program pelatih. Ia pun mengajak semua pihak untuk bekerja sama agar semua target yang diminta tercapai.

“Jika saya membuat program untuk Timnas dan para pemain, saya ingin mereka bekerja sama untuk melakukannya dengan baik. Saya seorang pelatih bukan pesulap. Ada proses,” ujar dia.

“Ketika visi sepakbola Indonesia menjadi kenyataan, saya berharap saya menjadi bagian dalam sejarah itu. Sebelum virus corona mewabah, ada 70.000 penonton berkumpul menyaksikan pembukaan Liga 1 di Jakarta. Demam sepakbola Indonesia luar biasa. Pemerintah Indonesia juga sangat mendukung menjadi tuan rumah Piala Dunia 2021 di bawah usia 20 tahun tahun depan,” tutup pelatih 49 tahun itu.

(Ramdani Bur)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement