nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cafu Sebut Teknik Individu Neymar Jr Ungguli Messi

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 27 Maret 2020 18:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 27 51 2190072 cafu-sebut-teknik-individu-neymar-jr-ungguli-messi-WMDap96bsy.jpg Neymar Jr dinilai lebih baik daripada Lionel Messi (Foto: Forbes)

SAO PAULO – Liukan Lionel Messi di atas lapangan hijau kerap membuat lawan tertipu. Tak jarang, skill individu La Pulga diakhiri dengan gol ke gawang lawan. Akan tetapi, bagi Cafu, teknik olah bola Lionel Messi masih belum ada apa-apanya dibandingkan dengan Neymar Junior.

Sebagai pemain dengan tinggi tubuh 169 sentimeter (cm), kaki Lionel Messi tentu saja mampu bergerak lincah memainkan si kulit bundar. Posisi tubuh yang lebih dekat dengan pusat gravitasi juga menjadi keuntungan tersendiri karena bisa menjaga keseimbangan dengan baik.

Baca juga: Scaloni Percaya Messi Masih Betah di Barcelona

Gocekan Lionel Messi mampu memperdaya lawan

Tak cuma sekali dua gocekan Lionel Messi mengundang decak kagum. Meski kini pesepakbola berpaspor Argentina berusia 32 tahun itu lebih memilih peran sebagai playmaker, sisa-sisa kehebatannya masih terasa. Cerita berbeda terjadi dengan Neymar Junior yang justru sedang memasuki usia emas.

Skill individu Neymar Jr masih sering terlihat di atas lapangan hijau, terutama ketika sedang membela Paris Saint-Germain (PSG). Bagi Cafu, teknik pesepakbola berusia 28 tahun itu merupakan yang terbaik di dunia, bahkan lebih baik dibandingkan Lionel Messi.

“Secara teknis, Neymar adalah seorang pemain sepakbola terbaik di dunia. Secara teknis, tidak ada yang bisa mengalahkan Neymar, tidak juga Messi, meski saya adalah penggemarnya. Akan tetapi, Messi tidak bisa melewati Neymar dalam hal kualitas teknis,” tutur Cafu, dikutip dari Goal, Jumat (27/3/2020).

Pria berkebangsaan Brasil itu lantas menyarankan juniornya agar lebih punya sikap bertanggung jawab di lapangan. Sebab, Neymar Jr lebih banyak disorot soal perilakunya di luar lapangan seperti gaya hidup mewah dan gemar berpesta. Hal itu dinilai dapat menghambat kariernya sebagai pesepakbola.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini