TURIN – Ditebus dengan harga 85 juta euro atau sekira Rp1,28 triliun membuat Matthijs de Ligt diharapkan bisa menjadi bek yang dapat diandalkan di Juventus. Akan tetapi, pada masa-masa awalnya berseragam Bianconeri, De Ligt justru kesulitan menampilkan performa terbaiknya dan membuat para fans Juve marah.
Menanggapi hal tersebut, De Ligt pun memaklumi jika para fans tidak puas dengan performa yang ditampilkannya. Pasalnya, ia juga akan merasakan hal yang sama jika berada di posisi mereka. Meski begitu, De Ligt menolak untuk menyerah.
Baca juga: Dybala Rindu Rayakan Selebrasi Gol Bersama Pogba
De Ligt percaya kalau dirinya memiliki banyak potensi untuk bisa menjadi lebih baik. Maka dari itu, ia akan berusaha sekuat tenaga untuk membayar kepercayaan yang telah diberikan oleh para fans, pelatih, dan jajaran manajemen klub.
“Itu normal, itu semua normal. Jika saya berada di posisi mereka, saya juga akan marah pada kesalahan seperti itu. Tetapi sebagai pemain ini adalah masalah yang seharusnya tidak menarik minat saya,” jelas De Ligt, mengutip dari Football Italia, Rabu (22/1/2020).
"Saya hanya harus berpikir tentang bekerja untuk meningkatkan diri, mencoba memahami apakah saya membuat kemajuan atau tidak. Yang pasti, saya senang dengan cara enam bulan pertama saya di Juve. Saya yakin bahwa saya akan menjadi lebih baik dan lebih baik, dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya,” tukas bek asal Belanda itu.
Saat ini, De Ligt sejatinya memikul beban yang cukup berat. Sebab, bersama Leonardo Bonucci, mereka menjadi pemain yang paling diandalkan untuk mengawal jantung pertahanan Juve, setelah Giorgio Chiellini dan Merih Demiral mengalami cedera.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.