nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Karier Gemilang Peter Schmeichel Jadi Inspirasi Kasper

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Sabtu 14 Desember 2019 09:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 13 51 2141639 karier-gemilang-peter-schmeichel-jadi-inspirasi-kasper-Zww0dkcQN2.jpg Kasper (kanan) jadikan sang ayah, Peter, sebagai inspirasi. (Foto: Istimewa)

KASPER Schmeichel lahir di Kopenhagen, Denmark, pada 5 November 1986 dari pasangan Bente Schmeichel (ibu) dan Peter Schmeichel (ayah). Sang ayah, Peter Schmeichel merupakan salah satu penjaga gawang legendaris yang pernah dimiliki Manchester United. Peter Schmeichel bisa dikatakan sebagai salah satu simbol kejayaan Man United ketika merajai sepakbola Inggris di era 90-an.

Jauh sebelum bersinar di Man United, Peter Schmeichel berangkat dari sebuah akademi sepakbola di Denmark bernama Gkadsaxe. Bergabung di kategori U-19, Peter kemudian bergabung ke skuad utama pada 1980. Akan tetapi, namanya justru baru terdengar gaungnya ketika ia memperkuat Brondby IF pada 1987.

Peter Schmeichel

(Peter Schmeichel saat mencium trofi Liga Inggris)

Penampilan apiknya di bawah mistar gawang membuat Peter Schmeichel mendapat tawaran dari salah satu klub Liga Inggris, Manchester United. Akan tetapi, rencana Sir Alex Ferguson untuk mendatangkan sang pemain pada 1991 sempat menjadi pertanyaan besar. Terlebih, saat itu Schmeichel hanya datang dari sebuah klub sekelas Brondby.

Akan tetapi, Ferguson akhirnya benar-benar mendaratkan Peter ke Old Trafford dengan mahar sebesar 550 ribu poundsterling atau sekira Rp10 miliar. Kehadiran Schmeichel dalam skuad Man United pun sempat mendapat sambutan kurang baik dari dua seniornya, Les Sealey dan Jim Leighton, yang saat itu juga berposisi sebagai penjaga gawang.

Perlahan ia membuktikan kualitasnya di bawah mistar gawang. Penampilan gemilangnya bahkan membuat Jim Leighton harus kehilangan tempat sebagai kiper utama Manchester Merah saat itu. Sejak musim 1991-1992 Schmeichel mulai bermain secara reguler bersama tim utama Setan Merah.

Satu hal yang menjadi keunggulan Schmeichel adalah kemampuannya dalam menghadapi kondisi duel satu lawan satu dengan penyerang lawan. Postur tubuh yang ideal dan mental yang sangat baik kerap membuat pemain lawan merasa terintimidasi ketika berhadapan dengannya.

Musim perdananya di Old Trafford memang tidak terlalu gemilang. Namun, ia kemudian menjelma menjadi salah satu kiper terbaik yang pernah dimiliki Setan Merah. Peter tercatat berhasil membawa Man United meraih trofi Liga Inggris sebanyak lima kali. Berbagai pencapaian lain juga telah dirasakannya, termasuk saat meraih treble winner pada 1999.

Infografis Kasper Schmeichel

Pada 1992-1993 Schmeichel juga menjadi salah satu penjaga gawang yang berhasil menciptakan clean sheet atau tampil tanpa kebobolan dalam 22 laga. Pada musim tersebut juga Schmeichel mengantarkan Man United meraih trofi Liga Inggris pertama dalam 26 tahun terakhir. Akan tetapi, setelah sederet prestasi serta pencapaiannya bersama Man United, Schmeichel memutuskan hengkang pada akhir musim 1999.

Schmeichel mengakhiri kariernya di Man United 1999, karena merasa kariernya di Setan Merah mulai terancam. Ia juga merasakan kemampuannya bermain di level tertinggi telah menurun, karena usianya telah 35 tahun. Ia pindah ke Liga Utama Portugal, dan bergabung dengan Sporting Lisbon, yang dianggapnya tidak berstandar tinggi.

Sebagai catatan, tren positif tidak hanya ditunjukkan Schmeichel bersama skuad Man United tetapi juga di level tim nasional. Puncaknya adalah ketika ia membawa Timnas Denmark meraih Trofi Piala Eropa pada 1992. Schmeichel kemudian pensiun di Man City pada 2003 setelah sebelumnya juga sempat memperkuat tim Liga Inggris lain, yakni Aston Villa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini