Tisha juga menekankan sepakbola modern yang perlu didukung dengan sports science dan football science yang memadai. PSSI sudah menjalin kerjasama dengan universitas dan membuka Tim PSSI Football Science secara terpusat.
"Mulai tahun depan, 18 klub di Liga 1 juga akan diwajibkan punya tim football science-nya masing-masing," lanjutnya.

Formula terakhir yang tak kalah penting adalah dengan meningkatkan kualitas dan profesionalitas staf medis, dokter, fisioterapis, dan ahli gizi di klub serta Sekolah Sepak Bola (SSB) yang menjadi ujung tombak bibit pemain muda.
"Monitoring pertumbuhan fisik, nutrisi, medis olahraga juga penanganan cedera menjadi faktor krusial untuk menjaga pemain-pemain junior saat ini agar bisa terus bersaing di level senior," tandasnya.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.