KARIER Marco Van Basten di level Internasional memang tak secerah perjalanannya di level klub. Meskipun begitu, Van Basten sempat menjadi andalan saat membela Tim Nasional (Timnas) Belanda di Piala Eropa pada 1988. Kala itu, Van Basten, juga menjadi salah satu pemain paling bersinar pada kompetisi yang dilangsungkan di Jerman Barat tersebut.
Pada ajang tersebut, Timnas Belanda tampil mengejutkan dengan beberapa pemain andalan mereka seperti Marco Van Basten hingga Ruud Gullit. Sebagaimana diketahui, kedua nama itu sudah lebih dulu bersinar bersama klub mereka, yakni AC Milan.

Tidak ada yang spesial selama berlangsungnya ajang tersebut. Jerman Barat yang merupakan tim tuan rumah melangkah ke babak berikutnya sebagai perwakilan Grup A bersama Italia. Sementara Belanda lolos sebagai perwakilan dari Grup B bersama Uni Soviet. Belanda kemudian menghadapi Jerman Barat di babak semifinal.
Kedua tim terlibat persaingan cukup sengit. Der Oranje -julukan Timnas Belanda- terus berusaha keras untuk menebar ancaman ke gawang lawan. Sementara Jerman Barat yang notabene merupakan tim tuan rumah juga ingin tampil total agar tak mengecewakan para penggemar mereka yang datang memadati stadion.
Akan tetapi, setelah jual-beli serangan di waktu normal, Timnas Belanda asuhan Rinus Michels akhirnya berhasil lolos ke partai puncak usai menang atas Jerman Barat. Adalah gol dari Ronald Koeman (74) dan Marco Van Basten (88) yang kemudian mengantarkan mereka untuk menyudahi laga dengan kemenangan tipis 2-1.
Tim Kincir Angin pun menghadapi Uni Soviet di partai final, setelah sang lawan menumbangkan Italia 2-0. Lagi-lagi Van Basten kembali menunjukkan peran pentingya di laga final kala itu. Pemain dengan tinggi badan 188 sentimeter itu menyumbangkan satu gol kemenangan Belanda atas Uni Soviet. Gol tersebut menjadi salah satu yang paing dikenang hingga saat ini.

Van Basten mencetak gol spektakuler dengan tendangan Volinya. Gol tersebut terjadi pada babak kedua saat laga baru berjalan 54 menit. Van Basten yang mendapat umpan silang dari Arnold Muhren langsung melepaskan tendangan voli keras dan mengarah tepat ke gawang lawan melalui sudut yang cukup sempit.
Bola kemudian melaju kencang ke tiang jauh sebelum akhirnya bersarang ke gawang Uni Soviet. Timnas Belanda pun memastikan diri sebagai juara usai menang 2-0 atas Uni Soviet di partai final setelah sebelumnya Ruud Gullit juga mencatatkan namanya di papan skor pada babak pertama.
Total dari lima penampilan bersama Belanda di Piala Eropa 1988, Van Basten mengoleksi lima gol. Performa terbaiknya tercipta di fase grup saat Belanda menang 3-1 atas Inggris. Saat itu, semua gol Belanda diborong ayah tiga anak tersebut.
(Ramdani Bur)