ADA fenomena unik di musim kompetisi 2019-2020. Biasanya, tim-tim juara bertahan bakal nyaman atau mempertahankan status puncak di awal kompetisi. Akan tetapi, untuk musim ini, sang juara bertahan mendapatkan perlawanan sengit dari para rival mereka dalam memperebutkan gelar.
Tercatat dari empat kompetisi top Eropa yakni Spanyol, Inggris, Jerman dan Italia, sang juara bertahan tidak ada yang memuncaki klasemen. Barcelona yang berstatus juara bertahan Liga Spanyol, menjalani musim yang sangat berat kali ini.

(Barcelona masih tertahan di posisi delapan Liga Spanyol)
Setelah melewati tiga pertandingan, Blaugrana –julukan Barcelona– baru mengoleksi empat angka dan tertahan di posisi delapan. Tim asuhan Ernesto Valverde itu saat ini tertinggal lima angka dari Atletico Madrid di puncak klasemen.
BACA JUGA: Klasemen Sementara Liga Italia 2019-2020 hingga Pekan Kedua
Kemudian di Liga Inggris, Manchester City yang berstatus kampiun musim lalu saat ini menduduki posisi dua dengan koleksi 10 angka. The Citizens –julukan Man City– tertinggal dua angka dari Liverpool di tangga teratas.
Selanjutnya di Liga Jerman, Bayern Munich yang merupakan jawara edisi musim lalu juga tak berada di posisi teratas. Die Roten –julukan Bayern– menempati posisi dua dengan koleksi tujuh angka, tertinggal dua poin dari RB Leipzig di posisi puncak.

(Juventus duduki posisi dua Liga Italia 2019-2020)
Bagaimana dengan Italia? Juventus yang berstatus kampiun Liga Italia dalam delapan musim terakhir, memang sanggup memenangi dua laga awal. Namun, dua kemenangan itu belum cukup membuat Juventus berada di puncak. Meski memiliki poin yang sama dengan Inter Milan di puncak klasemen, namun Juventus kalah selisih gol dari sang rival.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.