nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Meledak di Piala Dunia 1998, Nama Owen Jadi Sorotan

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 20 Juli 2019 10:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 19 51 2081120 meledak-di-piala-dunia-1998-nama-owen-jadi-sorotan-qNOTIqrcty.jpg Owen saat bobol gawang Argentina di Piala Dunia 1998. (Foto: Istimewa)

MUSIM 1997-1998 merupakan musim perdana Michael Owen membela Liverpool dalam satu musim penuh. Hebatnya, di musim pertama membela Liverpool secara penuh, Owen sudah mendapatkan status sebagai pemain starter.

Pencapaian itu terhitung luar biasa, mengingat pada 1997 Owen baru berusia 17 tahun. Saat itu, Owen selalu menjadi pilihan utama pelatih Liverpool Roy Evans, untuk mengisi posisi terdepan dalam pola 4-4-2 racikannya.

Michael Owen

Jika tidak dengan Robbie Fowler, Owen diduetkan dengan penyerang asal Jerman, Karl-Heinz Riedle. Jelas, Evans takkan sembarangan memberi tempat jika Owen tidak memiliki kualitas. Saat itu, Owen dikenal sebagai penyerang lincah yang memiliki kecepatan di atas rata-rata.

Kepercayaan yang diberikan Evans pun dibayar tuntas oleh Owen. Di Liga Inggris 1997-1998, Owen mengoleksi 18 gol dari 36 pertandingan. Koleksi gol itu membuat Owen keluar sebagai top skor, bersama dua pemain lainnya yakni Dion Dublin (Manchester City) dan Chris Sutton (Blackburn Rovers).

Atas pencapaian itu, Owen pun dipanggil pelatih Glenn Hodlle untuk membela Tim Nasional (Timnas) Inggris di Piala Dunia 1998. Saat itu, Owen bersanding dengan penyerang-penyerang senior Inggris seperti Les Ferdinand, Teddy Sheringham dan Alan Shearer.

Meski begitu, sebelum tampil di Piala Dunia, Owen sudah memiliki pengalaman membela Timnas Inggris. Tercatat, Owen memulai debut bersama The Three Lions –julukan Inggris– pada 11 Februari 1998 saat menghadapi Cile. Saat itu, Inggris takluk 0-2.

Setelah laga kontra Cile, Owen melakoni empat laga lain bersama Inggris hingga akhirnya tampil di Piala Dunia 1998 Prancis. Awalnya, Owen bukanlah pilihan utama untuk mengisi barisan terdepan.

Dalam pola 4-4-2, pelatih Hoodle lebih memercayakan lini depan kepada Shearer dan Sheringham. Ketika Inggris menang 2-0 atas Tunisia di laga pertama Grup G, Owen hanya bermain lima menit. Saat itu, Owen masuk menggantikan Sheringham.

Kemudian saat Inggris takluk 1-2 dari Rumania di laga kedua, Owen juga duduk sebagai pemain cadangan. Bedanya, Owen dapat mencetak gol di laga ini setelah masuk menggantikan Sheringham pada menit 72.

Michael Owen

Saat itu, gol yang dibuat Owen pada menit 79 membuat skor sama kuat 1-1. Hanya saja, Rumania berhasil memenangi pertandingan dengan skor 2-1 setelah Dan Petrescu mencetak gol di pengujung pertandingan. Performa apik Owen di laga kontra Rumania, membuatnya dipercaya tampil sebagai starter saat Inggris menghadapi Kolombia di laga terakhir fase grup.

Meski tidak mencetak gol, setidaknya pergerakan Owen membantu Inggris menang 2-0 atas Kolombia, sekaligus memastikan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 1998 dengan status runner-up Grup G. Kemudian di babak 16 besar, Owen masih dipercaya Hoddle untuk tampil sebagai starter saat menghadapi Argentina.

Owen tampil luar biasa di laga tersebut. Dalam laga yang berakhir 2-2 hingga 120 menit pertandingan, Owen berkontribusi atas dua gol yang dicetak Inggris. Owen memberi assist atas gol pertama Inggris yang dicetak Shearer pada menit 10. Kemudian, Owen mencetak gol kedua Inggris setelah menerima umpan dari David Beckham.

Infografis Michael Owen

Sayangnya, perjalanan Inggris di babak tersebut terhenti setelah kalah adu penalti 5-6 dari Argentina. Meski begitu, performa Owen di Piala Dunia 1998 layak mendapat apresiasi, mengingat saat itu dirinya baru menginjak 18 tahun.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini