nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Karier Cemerlang Tak Selaras dengan Kehidupan Rumah Tangga Batistuta

Andika Pratama, Jurnalis · Sabtu 06 Juli 2019 11:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 05 51 2075106 karier-cemerlang-tak-selaras-dengan-kehidupan-rumah-tangga-batistuta-ubpphv2GLh.jpg Batistuta bersama sang mantan istri, Irina Fernandez. (Foto: Istimewa)

GABRIEL Batistuta adalah salah satu penyerang tajam yang pernah mengejutkan dunia pada era 1990-an dan awal 2000-an. Batistuta terkenal akan ketajamannya saat membela Fiorentina, AS Roma, Inter Milan dan Tim Nasional (Timnas) Argentina.

Penampilan apik Batistuta membuat ia mampu meraih sembilan trofi dalam 17 tahun karier profesionalnya. Akan tetapi, karier cemerlang Batistuta tak menjamin kelanggengan rumah tangga yang ia bina dengan sang istri, Irina Fernandez. Keduanya harus berpisah pada 2014 setelah 24 tahun membina rumah tangga.

Gabriel Batistuta bersama sang keluarga

(Batistuta bersama Irina dan anak-anaknya)

Batistuta pertama kali mengenal Irina pada 1986 saat berusia 16 tahun. Pertemuan itu rupanya memberikan kesan positif untuk Batistuta dan Irina sehingga keduanya pun menjalin hubungan spesial. Selang empat tahun kemudian, mereka memutuskan untuk menikah di Gereja Saint Roque.

Kala itu, Batistuta tengah memulai karier sepakbolanya lagi di Boca Juniors setelah kurang bersinar bersama Platense FC, Newell’s Old Boy dan River Plate. Penampilan Batistuta meningkat drastis dengan torehan 13 gol untuk Boca dalam 30 laga. Ketajaman Batistuta bersama Boca membuat Fiorentina merekrutnya pada musim panas 1991.

Ketika Batistuta bermain untuk Fiorentina maka ia dan sang istri pun pindah ke Firenze, Italia. Setelah menghabiskan sembilan musim dengan Fiorentina, Batistuta pun pindah ke AS Roma dan Inter Milan.

Kehidupan sepakbola Batistuta mencapai puncaknya kala bermain di Italia. Ketenaran mulai diraih pria berpaspor Argentina itu sehingga kehidupan rumah tangganya dengan Irina pun semakin bahagia. Kebahagiaan itu semakin bertambah ketika mereka dianugrahi empat orang putra, yakni Thiago (lahir pada 1992), Lucas (lahir pada 1997), Joaquin (1999) dan Shamel (lahir pada 2000) yang lahir di Italia.

Infografis Gabriel Batistuta

Pada musim panas 2003, Batistuta menyudahi perjalanannya di Italia sehingga memutuskan hengkang ke Qatar untuk bergabung dengan Al-Arabi. Setelah menghabiskan dua musim di Qatar, Batistuta pun pensiun pada 2005 saat berusia 36 tahun.

Selepas pensiun kehidupan Batistuta mulai bemasalah. Semua bermula dari sakit yang ia derita pada kakinya akibat 17 tahun berkarier sebagai pesepakbola profesional. Saat tengah berobat untuk mengobati sakitnya itu, Batistuta harus bercerai dengan Irina pada 2014. Setalah itu, keempat anak Batistuta hidup bersamanya hingga saat ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini