nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Piala Dunia 1978 Ubah Cita-Cita Batistuta Kecil

Andika Pratama, Jurnalis · Sabtu 06 Juli 2019 08:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 05 51 2075087 piala-dunia-1978-ubah-cita-cita-batistuta-kecil-f4cu6u1kO8.jpg Batistuta saat membela Timnas Argentina. (Foto: Istimewa)

GABRIEL Omar Batistuta atau yang lebih dikenal dengan nama Gabriel Batistuta adalah pesepakbola berpaspor Argentina yang kini telah mengemban predikat legenda. Nama Batistuta begitu tersohor berkat ketajamannya membobol gawang Lawan. Akan tetapi, Batistuta sejatinya tak menyukai apalagi bercita-cita menjadi pesepakbola ketika kecil.

Batistuta lahir pada 1 Februari 1969 di Avellaneda, Buenos Aires, Argentina. Batistuta adalah putra pertama dari pasangan Osmar Omar Batistuta (ayah) dan Gloria Zilli (ibu). Batistuta adalah anak tertua dari empat bersaudara. Ia memiliki tiga adik perempuan yang bernama Elisa, Gabriela dan Alejandra.

Gabriel Batistuta kecil

(Gabriel Batistuta sewaktu kecil. Foto: Istimewa)

Batistuta kecil amat dekat dengan sang ibu karena merupakan putra satu-satunya. Kasih sayang yang cukup dari orangtua membuat Batistuta kecil tumbuh menjadi pribadi yang baik. Layaknya anak-anak pada umumnya, Batistuta kecil pun amat suka bermain. Ia bahkan amat sulit untuk disuruh pulang jika sudah memainkan sesuatu yang amat disukainya.

Kendati demikian, Batistuta kecil juga memiliki sisi gila karena suka dengan hal-hal ekstrem. Batistuta kecil gemar untuk berdiri di atas kuda dan saat hewan liar itu melompat maka ia akan melakukan salto. Tindakan akrobatik Batistuta kecil membuat ia terkenal di lingkungan rumahnya.

Batistuta kecil mungkin suka melakukan hal-hal ekstrem di rumah, tetapi hal sebaliknya terjadi di sekolah. Batistuta kecil amat tertarik dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan alam sehingga rela berjam-jam berada di laboratorium untuk melakukan percobaan. Ketertarikan Batistuta kecil terhadap ilmu pengetahuan membuat ia pernah bercita-cita untuk menjadi ilmuwan.

Suka berada di laboratorium tak membuat Batistuta kecil anti dengan olahraga. Batistuta kecil juga suka olahraga, tetapi bukan sepakbola melainkan basket. Batistuta suka bermain basket karena memiliki badan yang tinggi pada waktu itu.

Namun, segala hal itu berubah saat Argentina menjadi tuan rumah Piala Dunia 1978. Batistuta kecil turut menyaksikan dan merasakan euforia atas kesuksesan Tim Nasional (Timnas) Argentina menjadi juara Piala Dunia untuk pertama kali pada 1978.

Infografis Gabriel Batistuta

Perasaan saat melihat Timnas Argentina menjadi yang terbaik di dunia membuat Batistuta kecil mulai melirik sepakbola. Tak lama berselang ia dan beberapa temannya bergabung ke klub lokal untuk berlatih sepakbola.

Newell’s Old Boys kemudian melihat bakat Batistuta kecil dan memutuskan merekrutnya. Setelah itu, Batistuta menuliskan namanya dalam buku sejarah sepakbola dunia berkat gol-gol yang telah ia ciptakan. Batistuta terkenal berkat penampilan dan gol-gol yang dibuat untuk klub-klub besar Italia seperti, Fiorentina, AS Roma dan Inter Milan sebelum akhirnya pensiun di klub Qatar, Al-Arabi, pada 2005.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini