nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bujukan Arsene Wenger Awali Petualangan George Weah di Eropa

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 22 Juni 2019 09:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 21 51 2069394 bujukan-arsene-wenger-awali-petualangan-george-weah-di-eropa-xrlhwIJi8r.jpg George Weah saat membela AC Milan (Foto: Media AC Milan)

JALAN panjang dilalui George Weah dalam karier sepakbolanya. Berbeda dengan pesepakbola lain yang merintis karier lewat akademi dan dari usia dini, pria berkebangsaan Liberia itu justru baru mulai mengolah si kulit bundar pada usia 15 tahun.

Karier seorang George Weah dimulai dari klub Young Survivors setelah dirinya putus sekolah di Wells Hairston High School. Setelah tiga tahun bernaung di Young Survivor, pria kelahiran 1 Oktober 1966 itu akhirnya hengkang ke Bong Range United pada 1984.

Bakat besar seorang George Weah mulai terendus ketika membela Tonnerre Yaounde di Kamerun. Adalah Pelatih Tim Nasional (Timnas) Kamerun waktu itu, Claude Le Roy, yang pertama kali menemukan talenta George Weah. Le Roy lantas memberi tahu Arsene Wenger yang kemudian merekrutnya ke AS Monaco.

(Baca juga: Pengorbanan Keluarga untuk Jadikan Maradona Bintang Sepakbola Dunia)

Info grafis George Weah

Petualangan George Weah resmi dimulai di Eropa pada 1988 dengan mahar 12 ribu poundsterling. George Weah mengakui, bujukan Arsene Wenger yang terbang langsung ke Afrika, sangat mempengaruhi keputusannya untuk hengkang.

Usai bergelimang sukses di AS Monaco, di antaranya menyabet Piala Prancis 1991; Piala Winners 1992; dan terpilih sebagai Pemain Terbaik Afrika pada 1989; George Weah menyeberang ke Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas 1992. Bersama PSG, Weah meraih satu trofi Liga Prancis dan Coupe de la Ligue, serta dua gelar Coupe de France.

Bahkan berkat keberhasilan membawa PSG lolos ke semifinal Liga Champions 1994-1995 dan keluar sebagai top skor ajang tersebut, Weah menggondol trofi Ballon dOr 1995. Setelah tiga musim membela PSG, Weah akhirnya memilih hengkang ke AC Milan pada 1995.

Bersama Roberto Baggio dan Dejan Savicevic, George Weah membentuk tridente mematikan bersama I Rossoneri. Bersama AC Milan, ia sukses meraih gelar Liga Italia dua kali, yakni pada 1995-1996 dan 1998-1999.

 George Weah saat membela AC Milan

Kariernya mulai menurun setelah memasuki dekade 2000. AC Milan meminjamkannya ke Chelsea selama enam bulan pada 2000. Meski sebentar, ia sukses menyumbang gelar Piala FA 1999-2000 untuk The Blues sebelum sebelum dibeli oleh Manchester City di tahun yang sama.

Hanya beberapa bulan di The Citizens, George Weah kembali berganti kostum, kali ini hengkang ke Marseille. Di satu-satunya klub Prancis peraih Liga Champions tersebut, George Weah hanya bertahan semusim, tepatnya 2000-2001. Ia hengkang ke Al Jazeera dan memperkuat klub tersebut hingga pensiun pada 2003.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini