Eks Juventus: Conte Bakal Bikin Pemain Inter Kehabisan Darah

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 04 Juni 2019 04:10 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 03 47 2063478 eks-juventus-conte-bakal-bikin-pemain-inter-kehabisan-darah-FnpDwSS2Ef.jpg Antonio Conte akan membuat pemain Inter Milan seperti kehabisan darah (Foto: Inter Milan/Twitter)

VERONA – Gelandang Chievo Verona, Emanuele Giaccherini, yakin Antonio Conte adalah sosok yang tepat untuk mengembalikan kejayaan Inter Milan. Namun, sang pelatih bakal membuat seluruh penggawa I Nerazzurri berdarah-darah di sesi latihan.

Emanuele Giaccherini tentu pernah merasakan tangan dingin Antonio Conte saat masih bermain di Juventus dan membela Tim Nasional (Timnas) Italia. Pemain berusia 34 tahun itu menyebut metode latihan sang pelatih sangat menakutkan karena akan membuat anak asuhnya seperti kehabisan darah.

Antonio Conte bersama Presiden Inter Milan Steven Zhang (Foto: Laman resmi Inter Milan)

(Baca juga: Javier Zanetti Senang Bisa Mengenal Sosok Antonio Conte)

Mantan pemain Juventus itu mengatakan, metode latihan yang spartan ala Conte tersebut membuatnya selalu nyaris pingsan dan ingin mangkir saja. Akan tetapi, metode latihan tersebut justru menjadi kunci kesuksesan pelatih berusia 49 tahun tersebut di Juventus dan Chelsea.

“Saya bisa bersaksi dengan penuh rasa percaya diri, sesi latihan Antonio Conte sangat mengejutkan. Saya sudah merasakannya di Juventus dan Timnas Italia, terutama ketika persiapan jelang Piala Eropa (2016). Pada siang hari, saya hanya ingin berbaring di sofa dan menonton televisi saja,” kata Emanuele Giaccherini, mengutip dari Football Italia, Selasa (4/6/2019).

“Conte akan menghisap darah Anda karena kerja keras di lapangan latihan merupakan kunci suksesnya. Resepnya adalah budaya kerja keras, pengorbanan, rasa lapar, dan fighting spirit,” tukas pria kelahiran Talla tersebut.

Antonio Conte

Giaccherini yakin Juventus masih akan menjadi favorit pemenang Liga Italia 2019-2020. Namun, Inter Milan asuhan Antonio Conte bakal memberi perlawanan sengit hingga akhir dan pantas diperhitungkan sebagai kandidat peraih scudetto dengan keberadaan Antonio Conte.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini