FISIK yang kekar serta kaki yang panjang membuat Paul Pogba mendapat julukan Il Polpo alias Si Gurita. Kakinya yang panjang itu tidak menghambat dalam bermain bola. Ia justru lincah dalam mengolah si kulit bundar, terutama untuk merebut dan melindungi bola dari kaki lawan.
Kelincahan serta tampilan fisik yang prima itu juga dimanfaatkan oleh Paul Pogba dalam perayaan golnya. Selayaknya pemain berdarah Afrika, pria berkebangsaan Prancis itu acap merayakan golnya dengan menari.
Paul Pogba menyebut selebrasinya itu dengan istilah Pogdance. Kegemarannya berdansa dan menari itu tidak hanya dilakukan di lapangan, tetapi juga di rumah. Paul kerap mengajak kedua kakaknya, Florentin dan Mathias berdansa di rumah.

Selain rumah, Paul Pogba juga kerap membagikan video tengah menari di ruang ganti kompleks latihan Man United. Beruntung, ia punya beberapa rekan setim yang juga punya hobi menari dan berdansa, yakni Jesse Lingard serta Eric Bailly.

Bukan berarti kebiasaan dan hobi Paul Pogba untuk menari itu bebas dari kritikan. Selebrasinya saat Man United menghempaskan Bournemouth pada Desember 2018 menjadi sasaran kritik. Tidak tanggung-tanggung, Paul Pogba dinilai tidak menghormati lawannya dengan selebrasi tersebut.
“Sangat menyebalkan. Kalau saya bertemu Pogba, saya akan memintanya melakukan selebrasi seperti itu di ruang ganti,” ujar Claude Makelele, mengutip dari Daily Star.

Apapun kritikan yang dilancarkan, Paul Pogba seakan tidak peduli. Ia hampir selalu merayakan golnya dengan tarian. Bagi lawan-lawan Man United hal itu tentu menyebalkan, tetapi bagi para penggemar Setan Merah, tarian tersebut tidak menjadi masalah karena kontribusi besarnya untuk tim.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.