Mantan asisten manajer Kante di JS Suresnes, Pierre Ville, mengungkapkan alasan di balik sifat unik Kante tersebut. Ville menyebut, Kante enggan melakukan selebrasi karena anak pertama dari empat bersaudara itu hanya memikirkan sepakbola.
Bagi Kante, tugasnya adalah bermain sepakbola dan mendapatkan uang. Karena itu, Kante tidak pernah larut dengan yang namanya perayaan. Singkat kata, seiring berjalannya waktu, Kante pun tumbuh menjadi gelandang yang disegani.
Meski disegani, klub-klub besar Prancis enggan mengontrak Kante. Dalam pengakuan Ville, hal itu karena dalam pandangan klub-klub besar tersebut, tubuh Kante terlalu mungil sehingga diragukan dapat tampil konsisten.

Hal itu ternyata memberi keuntungan bagi JS Suresnes yang dapat terus menggunakan jasa Kante. Meski begitu, Kante tidak bisa terus membela JS Suresnes. Kante kudu merealisasikan mimpinya, yakni meraup banyak uang demi memperbaiki ekonomi keluarganya. Caranya tentu dengan pindah ke klub yang lebih besar. Bagaimana kelanjutannya? Nantikan di artikel Kante selanjutnya.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.