JAKARTA – Manajer Sriwijaya FC, Ucok Hidayat, menuding PSSI melakukan pemanggilan pemain ke tim nasional (Timnas) Indonesia dengan ancaman. Menurutnya, ada pemain Laskar Wong Kito yang takut bila tak memenuhi panggilan timnas karena ada ancaman dari federasi.
PSSI melalui Kepala Hubungan Media dan Promosi Digital, Gatot Widakdo, membantah adanya ancaman. Ia lantas menjelaskan tata cara pemanggilan pemain dari klub ke timnas sesuai aturan FIFA demi meredakan kontroversi.
(Baca juga: Rezaldi Cedera, Bima Sakti Panggil Abduh Lestaluhu)

Perlu diketahui, Pasal 36 ayat 2 Statuta FIFA menyatakan, setiap klub dan pemain harus menghormati panggilan dari federasi. Karena itu, setiap klub wajib melepas pemainnya pada setiap laga FIFA Match Day seperti yang akan dilakukan Timnas Indonesia kontra Hong Kong, Kamis 18 Oktober 2018.
“Soal pemanggilan pemain timnas, sesuai regulasi FIFA. Setiap klub punya kewajiban melepas pemain pada setiap laga FIFA Match Day, jadi inilah dasar pemanggilan pemain bukan ancaman,” urai Gatot Widakdo, dilansir dari Goal Indonesia, Sabtu (13/10/2018).

Merujuk pada statuta tersebut, PSSI punya landasan yang kuat dalam memanggil pemain. Sebab, dua laga Timnas Indonesia pada Oktober 2018 semuanya masuk dalam kalender resmi FIFA.
Dua laga persahabatan tersebut merupakan bagian dari persiapan Tim Garuda guna menghadapi Piala AFF 2018 yang akan dihelat 8 November hingga 19 Desember. Stefano Lilipaly dan kawan-kawan akan menjalani partai perdana di Grup B dengan bertandang ke Singapura pada 9 November 2018.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.