BANJARMASIN – Perkembangan dunia sepakbola dari masa ke masa tentunya harus dibarengi dengan regenerasi dari para pemainnya. Hal itulah yang disadari betul oleh salah satu klub sepakbola Indonesia, PS Barito Putera, yang membuat sekolah olahraganya sendiri dengan nama Sekolah Olahraga Barito Putera (SOBP).
SOBP sendiri telah didirikan sejak 2015. Berbeda dengan sekolah olahraga kebanyakan yang berorientasi untuk meraih prestasi, SOBP justru mengutamakan pada perkembangan karakter dari para anak didiknya. Asisten Manajer Barito Putera, Mochamad Arifin, mengungkapkan bahwa perkembangan karakter merupakan hal yang lebih krusial untuk diberikan kepada anak-anak usia dini ketimbang memfokuskan diri terhadap prestasi semata.

(Sekolah Olahraga Barito Putera. Foto: Okezone/Hendry Kurniawan)
Fokus SOBP adalah mengembangkan pelatihan dan pembinaan di bidang fisik, teknik, taktik, serta karakter. Sekolah olahraga tersebut untuk saat ini memiliki tiga kategori tingkatan usia, yakni kelas A yang berisikan anak-anak di usia 13-15 tahun, kelas B (10-12 tahun), dan kelas C (6-9 tahun).
BACA JUGA: Menang 3-1 atas Bhayangkara FC Jadi Kado Ulang Tahun Barito Putera
“Saat ini Sekolah Olahraga Barito Putera telah hadir di empat kabupaten/kota, yaitu di Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala, dari total 13 tempat yang drencanakan akan dibuka di seluruh Kalimantan Selatan. Sekolah olahraga ini lebih mengedepankan pada perkembangan karakter anak,” ujar Arifin, saat ditemui di Banjarmasin, Minggu (29/4/2018)
“Jadi, kami di sini tidak mencari menang, namun keceriaan dalam bermain sepakbola. Siapa pun anak yang terdaftar di sini (SOBP) wajib untuk bertanding, harus mendapatkan waktu bermain. Baik anak itu gemuk, kurus, semuanya harus bermain. Filosofi sepakbola yang dianut oleh SOBP adalah bukan membuat good player, tapi good character,” lanjutnya.