Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perseru Serui Launching Jersey di Kota Malang Jelang Liga 1 Musim 2018

Avirista Midaada , Jurnalis-Senin, 19 Maret 2018 |06:15 WIB
Perseru Serui <i>Launching Jersey</i> di Kota Malang Jelang Liga 1 Musim 2018
Jersey baru Perseru Serui (Foto: Okezone/Avirista Midaada)
A
A
A

MALANG - Menjelang kompetisi Liga 1 musim 2018, tim asal Kabupaten Yapen, Papua, Perseru Serui merilis jersey yang akan digunakan. Bertempat di salah satu rumah makan di Kota Malang pada Minggu malam (19/3/2018), 24 punggawa Perseru Serui yang sedang melakukan training camp di Malang turut hadir.

Launching dilakukan guna mempersingkat persiapan tim, menjelang laga perdana kontra Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo (GBT) yang rencananya digelar 25 Maret 2018.

"Seharusnya launching ini seharusnya dilakukan di Serui supaya masyarakat bisa melihat tim kebanggaannya. Tapi kami sudah kordinasi dengan masyarakat di Serui untuk launching di sini (Kota Malang) untuk mengawali. Baru setelah laga lawan Persebaya kita launching di Serui," ujar Asisten Manager Perseru Serui, Killion Imbiri kepada media.

Perseru Serui menggandeng apprael asal Singosari, Malang, Noij Sportwear sebagai sponsor apprael jersey selama musim 2018.

Di jersey kandang, Perseru menggunakan warna kebesaran, perpaduan oranye dengan strip hitam, dengan celana dan kaos kaki berwarna hitam. Corak batik dan gunung yang menjadi ikon asal Perseru juga menjadi simbol di jersey ini.

Di jersey tandang kedua Cendrawasih Jingga - julukan Perseru Serui menggunakan desain utama putih pada jersey dan celana serta setelan kaos kaki sesuai permintaan manajemen tim. Tak lupa corak burung cendrawasih sebagai ikon Papua juga tercantum di jersey.

Di jersey ketiga tandang, anak asuh I Putu Gede ini menggunakan warna dasar biru laut dengan celana berwarna oranye. Warna utama biru dipilih sang sponsor apprael mencerminkan kondisi alam Serui yang banyak laut.

Sementara di jersey kiper kandang, Perseru memilih setelan warna hijau pada jersey, celana, dan kaos kaki. Di jersey kedua tandang, Perseru setelah warna merah bakal melekat di tubuh penjaga gawang. Sementara di jersey ketiga tandang, warna ungu dengan goresan warna hijau menjadi pilihan Perseru.

Menurut Owner Noij Sportwear, Kharisma Christanto, jersey Perseru Serui, pemilihan désain tersebut terinspirasi kearifan lokal Kabupaten Yapen dan Papua, dengan bentang alam mulai laut, gunung, batik Papua, tugu perjuangan masyarakat Yapen, dan ikon burung khas Papua, cendrawasih.

"Di jersey ketiga tandang baik pemain dan penjaga gawang yang ada corak tugu perjuangan masyarakat Yapen ini kita lombakan umum. Pemenangnya desainnya digunakan di jersey ketiga tersebut," jelasnya.

Baca Juga:

(Sejumlah Pemain Andalan Sriwijaya Tak Bisa Dimainkan saat Jumpa Borneo FC)

Ia juga jersey Perseru musim memiliki beberapa tèknologi, teknologi pertama yakni faster absord diklaim membuat jersey tidak mudah basah saat pemain berkeringat dan tetap ringan saat digunakan berlari.

"Satu jersey juga kami buat dua sisi yang dapat digunakan. Sisi pertama untuk jersey home, sisi kedua dibaliknya digunakan jersey tandang kedua," jelas Kharisma Christanto yang akrab disapa Jion ini.

Desain teknologi ketika yang digunakan yakni jersey di pinggang dibuat press body dan elastis supaya memudahkan pergerakan pemain. Selain itu, desain jersey yang elastis membuat jersey tak mudah robek saat ditarik pemain lawan.

(Leonardus Selwyn)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement