Image

5 pelanggaran Keras yang Terjadi di Sepakbola, Nomor 3 bak Tendangan Kungfu

Laili Rabiul Awaliah, Jurnalis · Rabu 10 Januari 2018, 17:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 10 51 1843012 5-pelanggaran-keras-yang-terjadi-di-sepakbola-nomor-3-bak-tendangan-kungfu-GcKJF4DxAe.jpg Alonso (kanan) saat terkena terjangan De Jong. (Foto: AFP)

DUNIA sepakbola tidak bisa dipisahkan dari kontak fisik. Pada era modern seperti saat ini, skill individu dan kelincahan jauh lebih diandalkan dibandingkan kekuatan fisik. Kendati demikian, sebersih ap apun sebuah pertandingan sepakbola, duel antarpemain sudah pasti akan terjadi.

Tak jarang terdapat pemain yang melanggar peraturan hingga membuat lawannya cedera akibat tekel atau sikutan keras. Bahkan terkadang, ketika pemain terlihat jelas melakukan pelanggaran keras, wasit hanya memberikan hukuman kartu kuning.

Berikut 5 pelanggaran keras yang Terjadi di Sepakbola, mengutip dari Sportskeeda Rabu, (10/1/2018):

5. Kevin Muscat terhadap Adrian Zahra

Pada 2011 tercatat menjadi pelanggaran paling kotor yang dilakukan Kevin Muscat. Ketika bermain untuk Melbourne Victory, Muscat membuat pemain Melbourne Heart, Adrian Zahra, terjungkal dan membutuhkan perawatan medis.

Mantan pemain Wolverhampton Wanderers itu, secara jelas melakukan tekel yang diarahkan kepada kaki lawannya, bukan bola. Hukuman kartu merah pun langsung dijatuhkan kepadanya. Kartu merah tersebut merupakan kartu kedua beruntun yang diterima Muscat.

4. Roy Keane kepada Alf Inge Haaland

Pada 2001 Keane melontarkan tekel brutal terhadap bek Manchester City Alf-Inge Haaland di laga Derby Manchester. Keane melakukan tekel brutal setinggi lutut. Hal itu karena Keane mengaku dendam kepada pemain asal Norwegia itu. Akibatnya keane harus absen di lima pertandingan dan didenda 150.000 pounds atau sekira Rp2,7 miliar.

Sebelumnya pada 1997, Haaland pernah membuat Keane cedera parah. Saat kejadian itu Haaland menghampiri Keane dengan berteriak dan memintanya untuk berhenti berpura-pura cedera.

Nyatanya, pesepakbola asal Irlandia itu memang mengalami cedera parah pada lututnya dan harus absen lama. Pada 2002 Keane pun mengaku tak menyesal telah melakukan aksi kotor tersebut. Hal itu ia ungkapkan dalam autobiografinya pada 2002, The Second Half. "Ada hal-hal yang saya sesali dalam hidup saya, dan ia tak termasuk di dalamnya," tulis pria berusia 46 tahun tersebut.

3. Tendangan Nigel de Jong kepada Xabi Alonso

Pertandingan final Piala Dunia 2010 merupakan pelanggaran terhoror yang tidak terlupakan bagi pencinta sepakbola. Pasalnya, de Jong melakukan pelanggaran keras dengan melepaskan tendangan kungfu ke dada Alonso, bukan ke arah bola. Ajaibnya, wasit Howard Webb hanya menghukum pesepakbola asal Belanda itu dengan kartu kuning.

Sebuah aksi tersebut lebih tepat digunakan untuk karate ketimbang sepakbola. Wasit pun menyesal sesudah laga final itu karena hanya mengeluarkan kartu kuning kepada De Jong. Di sisi lain Xabi tidak mengalami luka serius dan sanggup melanjutkan pertandingan

Pertandingan itu menyajikan negara favorit yaitu Belanda dan Spanyol. Di mana yang keluar menjadi pemenang adalah Spanyol setelah unggul 1-0. Meski begitu, Alonso mengaku dadanya terasa sakit sepanjang perjalanan dari Afrika Selatan ke Spanyol.

2. Axel Witsel terhadap Marcin Wasilewski

Gelandang Belgia, Axel Witsel, dengan keras menendang engkel pemain Anderlecht Marcin Wasilewski pada 2009. Kejadian itu terjadi saat Witsel membela klub Standard Liege melawan Anderlecht. Wasit pun langsung mengeluarkan kartu merah terhadap pemain berusia 28 tahun itu.

Bahkan, ia harus menerima ancaman pembunuhan dari pendukung Anderlecht. Namun, pada akhirnya ia bertanggung jawab atas kejadian terburuk itu. Ia pun diskors selama delapan pertandingan.

1. Ben Thatcher kepada Pedro Mendes

Jika Anda pikir hanya Nigel de Jong yang beruntung mendapat kartu kuning setelah melakukan pelanggaran keras, mungkin itu merupakan kesalahan besar. Sebab, Thatcher membuat pelanggaran paling brutal dengan menyikut gelandang Portsmouth, Peldro Mendes hingga terpental ke pinggir lapangan.

Mendes pun kejang-kejang dan tak sadarkan diri hingga dilarikan ke rumah sakit. Anehnya, wasit Dermot Gallagher hanya mengeluarkan kartu kuning dan mengizinkan pemain asal Inggris itu untuk melanjutkan pertandingan. Namun, ia tak lepas dari hukuman begitu saja. Thatcher dihukum oleh klubnya sendiri dengan absen di enam pertandingan dan mengalami pemotongan gaji selama enam minggu.

1 / 5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini