ZURICH – Sebuah kabar duka kembali menghampiri pesepakbolaan Tanah Air pada akhir pekan ini. Penjaga gawang senior milik Persela Lamongan, Choirul Huda, harus menghembuskan napas terakhirnya ketika tampil dalam lanjutan Liga 1 musim 2017 melawan Semen Padang.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Surajaya tersebut sebenarnya berjalan normal laiknya laga-laga lainnya. Akan tetapi di pengujung babak pertama sebuah insiden memilukan terjadi di mulut gawang Persela.
Baca Juga: Tak Ingin Buru-Buru Berspekulasi, PSSI Akan Selidiki Kasus Meninggalnya Choirul Huda
Penjaga gawang mereka, Choirul Huda, terkapar di atas lapangan usai mengalami benturan keras dengan rekan setimnya, yakni Ramon Rodriguez. Akibat insiden tersebut, Choirul Huda, pun tergeletak dan akhirnya tak sadarkan diri ketika para tim medis menandunya keluar area pertandingan.
Ia juga sempat mendapatkan perawatan medis dengan alat bantu pernapasan hingga akhirnya dilarikan menuju RSUD Sugiri, Lamongan menggunakan ambulans. Setelah tiba di rumah sakit, Dokter menyatakan bahwa sang pemain masih dalam kondisi kritis hingga akhirnya dokter menyatakan Choirul Huda meninggal dunia pukul 17.00 WIB.
Baca Juga: Kiper Persela Choirul Huda Meninggal Dunia, PSSI: Kami Selalu Ambil Langkah Proaktif
Kabar duka tersebut terdengar hingga ke markas federasi sepakbola tertinggi di dunia FIFA di Zurich. Bahkan melalui akun Twitter resmi mereka, FIFA mengucapkan ikut berbelasungkawa atas meninggal dunianya Choirul Huda.
“Ucapan belasungkawa tulus kami kepada seluruh keluarga, teman, dan rekan setim Choirul Huda,” tulis pernyataan resmi FIFA di akun Twitter-nya, Senin (16/10/2017).
Our sincere condolences to the family, friends and team-mates of Choirul Huda.https://t.co/7vEBFerq07
— #FIFAU17WC 🇮🇳⚽️🏆 (@FIFAcom) 15 Oktober 2017
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.