Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Antara Hary Tanoe, Vic Hermans dan 8 Besar AFC U-20 Futsal Championship

Ramdani Bur , Jurnalis-Rabu, 24 Mei 2017 |23:11 WIB
Antara Hary Tanoe, Vic Hermans dan 8 Besar AFC U-20 Futsal Championship
A
A
A

SEMENJAK ditunjuk sebagai Ketua Federasi Futsal Indonesia (FFI) pada 2014, Hary Tanoesoedibjo selalu bertekad mengembangkan futsal Tanah Air. Selain memperbaiki kualitas liga yang kini sudah berlevel profesional, Hary Tanoe juga peduli terhadap perkembangan Timnas Futsal Indonesia.

Karena itu pada 4 Februari 2017, Hary Tanoe menunjuk Victor Jacobus Hermans sebagai pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia. Vic Hermans –sapaan akrab Victor Hermans–  bukanlah pelatih sembarangan.

Selama menjadi pelatih, banyak prestasi yang telah diraih pria asal Belanda itu. Ia sanggup membawa Iran menjuarai AFC Futsal Championship 2001, plus mengantarkan Thailand menjadi runner-up ajang yang sama pada 2012.

Selain itu, Vic Hermans juga meloloskan Thailand ke 16 besar Piala Dunia Futsal 2012. Sekadar informasi, itu merupakan pertama kali bagi Thailand lolos ke fase knockout Piala Dunia. Sementara di level Asia Tenggara, secara luar biasa Vic Hermans membawa Thailand empat kali beruntun juara AFF Futsal Championship (2012, 2013, 2014 dan 2015).

Melihat sederet fakta di atas, Hary Tanoe pun tak ragu menunjuk Vic Hermans yang berstatus sebagai pemain terbaik Piala Dunia Futsal pada 1989 itu sebagai pelatih Timnas Futsal Indonesia. Setelah resmi diangkat pada 4 Februari 2017, tugas pertama pelatih berusia 64 tahun itu ialah, membawa Timnas Futsal Indonesia U-20 tampil di AFC U-20 Futsal Championship yang dilangsungkan di Bangkok, Thailand, 16-26 Mei 2017.

Tak lama setelah ditunjuk sebagai pelatih, Vic Hermans menunjuk tiga asisten yang bertugas untuk membantu kinerjanya. Ketiga nama itu ialah Yori van der Torren, Dedi Ahadiat dan Yos Adi Wicaksono.

Setelah tim kepelatihan dibentuk, pada 28 Februari hingga 2 Maret 2017, Vic Hermans yang dibantu tiga asistennya memanggil 22 pemain untuk diseleksi di Yogyakarta. Setelah melewati tiga hari tes, Vic Hermans mencoret empat pemain dan ditemukan 18 personel terbaik.

Sebanyak 18 pemain itu menjalani pelatnas di Yogyakarta dalam kurun Maret hingga April 2017. Setiap Selasa dan Kamis, ke-18 pemain itu mengadakan latihan, dan di akhir pekan mereka kembali ke klub untuk tampil di Blend Futsal Profesional 2017.

Pada akhir April 2017, Vic Hermans beserta tiga asistennya sepakat mencoret empat pemain. Akhirnya ditemukannya 14 pemain yang siap tampil di AFC U-20 Futsal Championship.

Pada 11 Mei 2017 atau lima hari sebelum tampil di AFC U-20 Futsal Championship, Hary Tanoe mengundang seluruh skuad plus jajarah pelatih ke kediamannya. Saat itu, Hary Tanoe mengatakan:  “Berangkatlah dengan penuh keyakinan, jika bisa menang, dunia akan ingat karena ini merupakan pemenang pertama. Bukan hanya membawa futsal saja, tetapi negara juga. Kalian pasti bisa membawa nama harum bangsa,” kata Hary Tanoe.

Kata-kata yang diucapkan Hary Tanoe membawa Timnas Futsal Indonesia U-20 tampil impresif di AFC U-20 Futsal Championship, meski tak didampingi Vic Hermans. Selama di Thailand, Indonesia ditangani Yori. Yori jelas sudah paham betul pola permainan yang diinginkan Vic Hermans. Selain berstatus sebagai asisten, Yori juga pernah dilatih Vic Hermans di Timnas Futsal Belanda U-21.

Meski berstatus underdog di AFC U-20 Futsal Championship 2017, Syauqi Saud dan kawan-kawan berhasil membalikkan prediksi dan lolos ke perempatfinal dengan status juara Grup B! Di Fase Grup, Indonesia tergabung dengan dua tim unggulan yakni Vietnam dan Jepang, plus Tajikistan dan Taiwan yang siap memberi kejutan. Namun, Indonesia yang fokus kepada kekuatan sendiri berhasil mengeluarkan performa terbaik.

Timnas Futsal Indonesia U-20 yang dimotori Ardiansyah Runtuboy sukses menggilas Tajikistan 5-3 dan Taiwan 6-2. Sementara kontra Vietnam dan Jepang, Indonesia berhasil mengimbangi permainan mereka. Vietnam ditahan 1-1, sedangkan Jepang 3-3.

Koleksi delapan poin pun membuat Indonesia keluar sebagai juara grup! Hal itu merupakan sejarah. Untuk pertama kalinya, Timnas Futsal Indonesia melaju ke fase knockout atau perempatfinal turnamen Futsal Asia.

Anton Cahyo dan kawan-kawan melaju ke perempatfinal mendampingi tim-tim mapan Asia macam Iran, Thailand, Irak, Lebanon, Uzbekistan, Mongolia dan Jepang. Dengan lolosnya delapan tim di atas, otomatis ada 13 tim tersingkir, mengingat turnamen diikuti 21 negara.

Di perempatfinal, Indonesia ditantang runner-up Grup A, Thailand, yang merupakan unggulan sekaligus tuan rumah. Indonesia memang sempat tertinggal 0-2 di babak pertama. Namun di babak kedua, Indonesia sanggup menyamakan kedudukan via Samuel Eko dan Arjuna Rinaldi.

Samuel Eko serta kolega sebenarnya mampu mengimbangi permainan Thailand, namun dewi fortuna belum mengarah ke Indonesia. Alhasil Indonesia harus takluk 2-4.

Melihat sederet pencapaian di atas, jelas Timnas Futsal Indonesia U-20 layak mendapat apresiasi. Mereka sanggup mengharumkan nama bangsa dengan menunjukkan kelayakannya bersaing dengan negara-negara kuat Asia. Terbang tinggi Garudaku!

(Fetra Hariandja)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement