Kekhawatiran itu akhirnya bisa dilewati dengan gol indah dari tendangan bebas pemainnya. "Menurut saya gol Ridwan murni, karena sebelum tendangan bebas ada pelanggaran yang dilakukan, kemudian wasit memberikan tendangan bebas buat PSIS Semarang," katanya.
Sementara itu, Pelatih Persipon, Inyong Lolombuan mengakui PSIS Semarang memang merupakan salah satu lawan yang sangat tangguh di grup 4 Liga 2 Indonesia musim 2017 ini.
"Kita fokus bagaimana komposisi dan posisi pertahanan, karena PSIS ini sangat berbahaya. Kemudian saat ada peluang 'megang' bola kita langsung counter attack," katanya.
Sejak kekalahan dari laga perdana melawan Sragen United, membuat Persipon telah banyak melakukan perbaikan-perbaikan. Meminimalisir celah-celah yang kemungkinan dapat dimanfaatkan oleh pihak lawan. Dan termasuk perubahan pemain dari Persipon yang diturunkan.
Strategi bertahan dan menyerang (counter attack) yang diterapkan Persipon berjalan nyaris sempurna. Beberapa kali Persipon mendapat peluang gol, namun sayangnya takdir kemenangan belum berpihak. Hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan, Persipon tetap tak mampu membalas gol tersebut.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.