Top Euro: Momen Unik di Piala Eropa 2016

Daniel Setiawan, Jurnalis · Kamis 14 Juli 2016 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 14 3 1437748 top-euro-momen-unik-di-piala-eropa-2016-u76q0xRnQj.jpg

AJANG Piala Eropa 2016 sukses diselenggarakan di Prancis, dengan Portugal yang sukses keluar sebagai juara. Gol Eder mungkin masih terbayang-bayang di benak para pendukung Portugal dan Prancis, namun sejatinya bukan hanya gol Eder saja yang menjadi momen mencengangkan di ajang empat tahunan tersebut.

Berikut ini beberapa best moment yang terjadi di ajang Piala Eropa 2016. Okezone merangkumnya dari berbagai sumber.

Baju Robek Granit Xhaka

Sebagai olahraga yang mengutamakan fisik, baju merupakan salah satu komponen yang harusnya jadi pendukung utama sang atlet sepakbola. Namun, hal itu tampaknya terabaikan oleh Puma selaku produsen jersey Swiss.

Ketika Swiss bertemu dengan Prancis pada 20 Juni 2016, baju empat pemain Prancis sobek karena ditarik oleh lawan. Bahkan pemain bintang Die Nati –julukan Swiss– Granit Xhaka harus mengganti bajunya sebanyak dua kali pada pertandingan itu.

Fans Irlandia Goda Wanita Prancis

Kejadian unik tidak hanya terjadi di dalam lapangan. Di luar lapangan pada satu kesempatan, para fans Irlandia yang didominasi oleh para lelaki, dalam sebuah video terlihat menyanyikan lagu ‘Can’t Take My Eyes Off You’ kepada seorang perempuan Prancis yang menggunakan baju berwarna putih.

Sang wanita sambil tertawa dan tersipu lalu merekam momen tersebut menggunakan telefon genggamnya. Momen tersebut diakhiri dengan sebuah ciuman yang mendarat di pipi salah satu fans Irlandia dari wanita yang hingga kini belum diketahui namanya tersebut.

Selebrasi Unik Griezmann

Pada pertandingan melawan Jerman, Griezmann menyumbangkan dua gol yang sukses memuluskan langkah Prancis ke babak final. Namun, bukan hanya gol miliknya yang menjadi perhatian publik, tetapi juga selebrasinya.

Pemain berusia 25 tahun itu terlihat melakukan gerakan joget sambil menggerakan tangannya. Ternyata gerakannya tersebut terinspirasi dari rapper Amerika Serikat, Drake. Rapper berkepala plontos tersebut melakukan gerakan itu pada lagunya ‘Hotline Bling’.

“Saya melakukan hal serupa bersama Atletico Madrid dan saya harusnya melakukan itu pada laga melawan Albania. Namun, karena terlalu emosional, saya lupa melakukannya,” cetus Griezmann saat itu.

Kelakuan Nyeleneh Joachim Low

Sejatinya seorang pelatih sepakbola memiliki pembawaan yang tegas dan sangat serius saat memerhatikan para pemainnya bertanding. Namun, hal itu tidak berlaku untuk pelatih Jerman Joachim Low.

Pada pertandingan kontra Ukraina di penysihan Grup C Piala Eropa, Low melakukan tindakan menjijikan yakni memasukan tangannya ke dalam celana, lalu menciumnya. Tidak hanya sekali, pada pertandingan melawan Slovakia ia juga terlihat menggaruk bagian ketiaknya dan menciumnya. Ada-ada saja kelakuan pelatih berusia 56 tahun tersebut.

Cedera Ronaldo

Pertandingan final Piala Eropa 2016 hampir saja menjadi momen yang ingin dilupakan seumur hidup oleh Cristiano Ronaldo. Bertekad membantu negaranya menjadi juara, Ronaldo hanya bertahan 25 menit saja di lapangan akibat mengalami cedera pada lututnya.

Dirinya sempat dirawat di pinggir lapangan sambil menangis. Ia lalu masuk kembali dan tak berapa lama kembali terkapar di lapangan. Dirinya harus menyudahi penampilan dan digotong keluar lapangan. Ia menutupi wajahnya sambil menangis tersedu.

Totalitas Suporter Islandia

Meski berstatus negara debutan, Islandia tak gentar sama sekali ketika menghadapi para negara-negara yang berstatus unggulan. Salah satu kekuatanya adalah totalitas dukungan para suporter Islandia. Tidak hanya sebatas melakukan chant, para suporter juga melakukan tepuk tangan perlahan secara berbarengan. Hal itu pun menghasilkan efek suara yang menggema di seantero stadion.

Kiprah Wales

Wales merupakan salah satu negara yang tidak diprediksi bakal melaju jauh pada gelaran Piala Eropa 2016. Namun semua itu terbantahkan dengan penampilan luar biasa Gareth Bale dan kawan-kawan. Sayangnya The Dragons –julukan Wales– hanya mampu melaju hingga semifinal usai ditaklukkan Portugal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini