Dejan sendiri mengaku tidak senang jika dua klub itu benar-benar gugur sebagai peserta ISL. Ia berharap, 18 klub yang ada benar-benar utuh. Sehingga kompetisi akan semakin ramai.
"Off course saya tidak senang itu. Kita harus kompak sama-sama. Tidak bisa lepas satu-dua tim," cetusnya.
Selain punya sisi historis dan suporter yang banyak, Dejan melihat ada sisi lain dari pentingnya keikutsertaan dua klub tersebut.
"Jangan lupa banyak pemain Timnas di Arema, banyak (pemain) Timnas U-23 di Persebaya. Saya enggak tahu (alasan keputusan) itu. Tapi menurut saya, lebih bagus kita kompak sama-sama itu (jadi peserta ISL)," jelas pria asal Serbia.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.