Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Saya Bukan Pahlawan

Pidekso Gentur Satriaji , Jurnalis-Rabu, 18 Maret 2015 |06:29 WIB
Saya Bukan Pahlawan
Aksi Oblak saat menghentikan tendangan penalti (Foto: reuters)
A
A
A

MADRID Atletico Madrid memenangi drama adu penalti melawan Bayer Leverkusen di leg kedua 16 besar Liga Champions, dini hari tadi WIB. Satu nama yang pantas disebut sebagai pahlawan adalah kiper Atletico, Jan Oblak.

Meski sejatinya unggul 1-0 dalam 120 menit, agregat yang masih imbang memaksa laga di Vicente Calderon dilanjutkan ke babak tos-tosan. Sempat ada yang menyangsikan kemampuan Oblak, sebab dia adalah kiper cadangan yang baru masuk menggantikan Moya di babak kedua.

Namun, Oblak menjawab kesangsian tersebut dengan aksi memukau di bawah mistar gawang. Benar saja, Atletico dibawanya keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2 di adu penalti. Kendati demikian, dia enggan menganggap dirinya sebagai pahlawan, kemenangan ini menurutnya adalah hasil kerja tim.

“Saya bukan pahlawan. Pahlawannya adalah seluruh orang yang berada di dalam stadion ini. Sayangnya untuk Moya. Saya berharap dia cepat sembuh, tapi sulit jika tidak bermain di sini,” kata Oblak, seperti diberitakan Football-Espana, Rabu (18/3/2015).

“Sepakbola memang seperti itu. Semuanya berubah dalam hitungan detik,” lanjutnya.

Hasil ini sekaligus menjawab nada minor yang sempat menerpa pasukan Diego Simeone. Pasalnya, sebelum laga melawan Leverkusen, Antoine Griezmann belum pernah menang dalam empat laga terakhir.

(Fetra Hariandja)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement