Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Delegasi Jatim Dominasi 8 Besar Piala Indonesia

Kukuh Setiawan , Jurnalis-Kamis, 31 Mei 2012 |01:41 WIB
Delegasi Jatim Dominasi 8 Besar Piala Indonesia
A
A
A

SURABAYA—Tim-tim asal Jawa Timur (Jatim) merajai babak perempatfinal Piala Indonesia. Empat tim memastikan lolos ke fase yang diikuti delapan tim ini, yakni Persik Kediri, Arema FC, Persebaya Surabaya dan Persibo Bojonegoro.
 
Persik Kediri lolos lebih dulu setelah melalui drama adu pinalti menyingkirkan PSIS Semarang, Selasa (29/5). Sedangkan pada Rabu (30/5), tiga tim Jatim secara bersamaan berjibaku memperebutkan tiket ke babak delapan besar.
 
Persebaya Surabaya sukses melaju setelah mengalahkan PSLS Lhokseumawe di Gelora 10 November dengan skor 3-0 melalui dwi gol Feri Ariawan dan Ryan Wahyu. Dengan begitu Bajul Ijo lolos dengan agregat 4-1. Lolosnya Persebaya diikuti Arema FC.
 
Di Stadion Gajayana, Arema FC dengan susah payah menyingkirkan PSM Makassar dengan skor tipis 1-0. Satu gol yang diciptakan Jaya Teguh Angga di menit 54 sudah cukup menghentikan langkah PSM di Piala Indonesia dengan agregat 2-2. Arema menang gol tandang karena pada leg pertama di Makassar kalah 2-1.
 
Perseteruan di Gajayana berlangsung keras. Wasit terpaksa mengacungkan dua kartu merah, yakni untuk kiper PSM Deny Saprianto dan bek muda Arema FC Sadam Tenang. Jika laga di Malang ini menjadi partai paling keras, pertandingan paling seru terjadi di Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro.
 
Persibo Bojonegoro yang menjamu Persema Malang menang 3-1. Persibo sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Emile Mbamba menit 14. Samsul Arif menyamakan skor lima menit sebelum rehat, sebelum Gustavo Ortiz mencetak dua gol pada babak kedua, salah satunya lewat eksekusi pinalti.
 
Persibo pun lolos dengan agregat 4-2 karena di leg pertama di Stadion Gajayana berhasil menahan Persema 1-1. pelatih Persibo Paulo Camargo memberikan apresiasi kepada tim asuhannya yang menunjukkan semangat tinggi untuk memenangi laga.
 
Terutama saat timnya ketinggalan lebih dulu di babak pertama. “Tidak mudah berada dalam kondisi tertinggal, karena tekanan berada di pihak kami. Untungnya pemain masih bisa fokus dan mencetak tiga gol. Sungguh luar biasa,” ungkap Camargo seusai laga.
 
Niatan Camargo menurunkan pemain muda di laga ini ternyata berubah. Startin eleven menunjukkan Laskar Angling Dharma menurunkan tim terbaiknya, termasuk Samsul Arif, Nur Iskandar, Sigit Meiko, serta Novan Setya. Persema yang menurunkan tim kedua tak mampu mengimbangi tuan rumah.
 
Dari Malang, Pelatih Arema Dejan Antonic mengakui pertandingan lawan PSM selalu tidak mudah. Selain harus siap dengan benturan fisik, ia mengakui PSM bertanding dengan semangat tinggi dan sulit ditaklukkan. Dejan menyebut laga cukup berimbang.
 
“Kami beruntung tak menghadapi tim seperti PSM setiap minggunya. Mereka bermain berani dan sulit ditembus. Beruntung kami mampu menciptakan satu gol. Secara umum, saya rasa penyelesaian akhir kami masih kurang dengan begitu banyaknya peluang,” ungkap Dejan.
 
Serunya, pada babak perempatfinal nanti, bakal terjadi dua derby di Jawa Timur. Persebaya Surabaya akan berjumpa Persik Kediri, sedangkan Arema FC menantang Persibo Bojonegoro. Praktis, babak perempatfinal bakal menjadi laga yang sarat emosi.

(Randy Wirayudha)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement