Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Soal Penalti Kedua Barca, Ini Penjelasan Nesta

Achmad Firdaus , Jurnalis-Rabu, 04 April 2012 |05:01 WIB
Soal Penalti Kedua Barca, Ini Penjelasan Nesta
Nesta saat diganjar kartu kuning karena dianggap melakukan pelanggaran terhadap Busquets (Foto: Daylife)
A
A
A

BARCELONA - Alessandro Nesta dituding menjadi aktor utama dibalik penalti kedua Barcelona. Namun, bek veteran Italia tersebut menolak disalahkan.

Nesta dituding wasit Bjorn Kuipers telah melakukan pelanggaran dalam insiden tarik menarik kostum dengan Carles Puyol dan Sergio Busquets dalam situasi tendangan pojok di menit ke-41.

Milan pun akhirnya harus menerima hukuman penalti kedua dari wasit, sekaligus membuat Milan kembali tertinggal setelah sebelumnya kedua tim bermain sama kuat 1-1.

Lionel Messi memborong dua penalti tersebut, sementara Milan membalas lewat gol Antonio Nocerino. Barca akhirnya memastikan diri lolos ke semi final setelah Andres Iniesta mencetak gol ketiga di menit ke-54. Barca menang 3-1.

Namun, Nesta tidak terima dengan keputusan wasit yang memberikan hadiah penalti kedua, sekaligus mengganjarnya dengan kartu kuning.

“Saya sedikit menarik kostum Busquets, tapi sebelumnya saya ditahan Puyol dari belakang. Jadi, saya juga dilanggar. Paling tidak, dari apa yang saya lihat di lapangan, wasit sudah memberikan penalti sebelum bola jatuh,” tutur Nesta kecewa dikutip Football-Italia, Rabu (4/4/2012).

“Di Italia, secara umum mereka (wasit) lebih banyak memberikan pelanggaran. Sementara di Eropa, wasit jarang sekali memberikan hadiah penalti hanya karena menarik kostum. Saya rasa, wasit bisa memimpin pertandingan lebih baik dari ini,” sindir bek 36 tahun ini.

“Kami harusnya bisa lebih baik saat serangan balik, melihat kami mampu mencetak gol dengan taktik itu. Kami beberapa kali membuat mereka kerepotan. Tapi ini adalah Barcelona dan anda tidak bisa melakukan kesalahan sedikit pun melawan mereka,” sambungnya.

Lebih jauh, Nesta juga menyebut bila kesuksesan Barca kali ini tak lepas dari peran Lionel Messi. Nesta mengakui bahwa Messi merupakan satu-satunya pemain Barca yang mustahil dihentikan.

“Kami sempat membuat kedudukan seimbang, tapi mereka punya Leo Messi. Bagi saya, 70 persen kekuatan Barca ada dalam dirinya. Dialah yang membuat perbedaan,” pungkasnya.

(Achmad Firdaus)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement