RABAT – Untuk pertama kalinya, ajang Piala Dunia Antar Klub, bakal digelar di luar Jepang. Setelah beberapa pengajuan yang masuk ke FIFA, akhirnya Maroko terpilih untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Antar Klub, dua dan tiga tahun mendatang.
Sebelumnya, Piala Dunia Antar Klub yang merupakan transformasi dari Piala Toyota, selalu diadakan di Jepang. Tapi, setelah masuknya sejumlah saran, FIFA menyetujui usulan tersebut. Untuk menentukan, maka FIFA menjalankan bidding bagi tiap negara yang ingin menggelar ajang klub tertinggi sedunia itu.
Jalan Maroko untuk menjadi tuan rumah, sejatinya tak terlalu sulit. Awalnya ada empat negara yang mengajukan proposal, yakni Maroko sendiri, Afrika Selatan, Iran dan Uni Emirat Arab. Akan tetapi, tiga negara mengundurkan diri, dan tersisa Maroko, sebagai kompetitor tunggal.
Insan persepakbolaan Maroko-pun menyambut gembira akan hal tersebut. Tentunya, jawara liga Maroko, bisa langsung terjun ke ajang Piala Dunia Antar Klub, tanpa harus menjadi juara Liga Champions Afrika.
Tak hanya itu, secara global, terpilihnya Maroko akan menjadi kesempatan baik untuk tim-tim Afrika unjuk gigi. Siapapun wakil Liga Champions Afrika, pasti akan bermain lebih baik lagi dari turnamen-turnamen Piala Dunia Antar Klub sebelumnya.
“Saya rasa, hal ini sangat bagus. Tidak hanya untuk sepakbola Maroko, tapi juga Afrika.
Faktanya, anda bisa memiliki turnamen yang prestisius sepeti ini di benua Afrika. Masyarakat Maroko sendiri mencintai sepakbola, dan mereka pastinya akan senang melihat tim Eropa bermain melawan tim terbaik lainnya di dunia”, ujar Pim Verbeek, pelatih tim sepakbola Olimpiade Maroko kepada BBC, Selasa (20/12/2011).
Sementara, presiden FIFA, Sepp Blatter tak kalah senangnya. Blatter memang dikenal, sangat mendukung perkembangan sepakbola Afrika, selama ini. Blatter juga yakin, Maroko bisa menjadi tuan rumah yang baik nantinya.
“Kami sudah diberi presentasi dari Federasi Maroko dan saya berharap turnamen ini akan berjalan baik di segala aspek bagi Maroko, seperti logistik, budaya dan keuangan,” tutup Blatter.
(Randy Wirayudha)