JENEWA - Kekalahan Portugal dari Argentina dinilai banyak kalangan karena kesalahan taktik yang diterapkan Paulo Bento. Sang pelatih disebut telah melakukan blunder besar karena tidak memainkan secara penuh bintang andalan Cristiano Ronaldo.
Portugal terpaksa mengakui keunggulan Los Albiceleste dengan skor tipis 1-2 pada laga persahabatan di Stade de Geneve, Kamis dini hari tadi. Gol kemenangan Argentina dicetak bocah ajaibnya Lionel Messi lewat titik putih di penghujung laga, setelah sebelumnya kedua tim bermain imbang 1-1, lewat gol Angel Di Maria yang kemudian dibalas Ronaldo.
Kekalahan ini jelas membuat fans Portugal kecewa karena mereka berharap tim kesayangannya bisa mengulang sukses seperti saat mempermalukan juara dunia Spanyol 4-0, di laga sebelumnya. Paulo Bento pun jadi kambing hitam. Keputusan Bento yang menarik keluar Ronaldo dan memasukkan gelandang Liverpool Raul Meireles di menit ke-60, mendapat kecaman keras.
Mereka menilai, Bento telah melakukan blunder besar dengan menarik CR7. Sebab, jika dia terus memainkan bintang Real Madrid tersebut selama 90 menit, bisa jadi hasilnya akan berbeda. Namun, Bento punya alasan sendiri dibalik keputusannya itu.
“Kami membuat tiga pergantian dan salah satu dari ketiga pemain tersebut adalah Ronaldo. Ini sudah jadi bagian dari strategi permainan saya,” tutur Bento sebagaimana dikutip Goal, Kamis (10/2/2011).
“Kami tahu dengan pasti setiap pemain butuh menit bermain lebih. Saya memasukkan Raul Meireles karena Ronaldo sudah terlalu banyak bermain di musim ini (bersama Madrid). Kami harus bisa mengatasi dampak dari kehilangan seorang pemain (Ronaldo), dan inilah yang terjadi, dan kami harus menerimanya,” tandasnya.
(Achmad Firdaus)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.