ROMA - Claudio Ranieri akan melakoni laga emosional saat memimpin AS Roma menghadapi klub yang telah mendepaknya Juventus pada giornata ke-21, Serie A, akhir pekan ini. Namun, Ranieri menolak menjadikan duel di Stadion Olimpico Turin nanti sebagai ajang pembalasan dendamnya.
Ranieri memang memiliki kenangan buruk dengan Juve. Klub asal Turin itu mendepaknya di akhir musim lalu karena dianggap gagal mengantar Alessandro Del Piero dkk bersaing memperebutkan Scudetto. Padahal, di akhir musim kompetisi, La Vecchia Signora menempati posisi dua yang notabene lebih baik dari pencapaiannya di musim sebelumnya (posisi tiga).
Berdasarkan fakta di atas, sejumlah kalangan pun mulai berspekulasi dan mengatakan bahwa duel nanti akan menjadi ajang pembalasan dendam The Tinkerman –julukan Ranieri–. Akan tetapi, mantan pelatih Valencia dan Chelsea ini mengaku telah melupakan kenangan pahit tersebut dan sama sekali tak memiliki niat untuk membalas dendam.
“Jalur saya dan Juve kini telah berbeda. Hal ini memang kerap terjadi di sepakbola. Namun, kini saya adalah pelatih Roma dan saaya akan bersikap professional,” papar Ranieri sebagaimana dikutip UEFA.Com, Jumat (22/1/2010).
“Saya menjalankan tuga di Turin dengan cukup baik. Tapi kini, saya menukangi klub asal kelahiran saya dan saya tak pernah berpikir untuk membalas dendam,” tambah pelatih 58 tahun ini.
Duel Roma kontra Juve dipastikan bakal berlangsung sengit. Pasalnya, kedua kubu pastinya ingin mendapatkan poin penuh guna mengamankan posisi di peringkat tiga klasemen. Untuk saat ini, Roma (35 poin) yang tak terkalahkan di 10 laga terakhirnya sukses menyalip posisi Juve (33) ditempat ketiga. Namun, posisi keduanya masih rawan kembali bertukar tempat, karena hanya berselisih dua poin.
(Achmad Firdaus)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.