YOKOHAMA - Wayne Rooney menjadi bintang lapangan saat Manchester United menundukkan LDU Quito 1-0 pada babak final Piala Dunia Antar Klub 2008 di Stadion Yokohama, Minggu (21/12/2008). Pasalnya, gol semata wayang Rooney pada menit ke-74 sukses mengantar United menjadi klub Inggris pertama yang sukses menjuarai turnamen antar klub juara tersebut.
Selain menjadi pehlawan kemenangan timnya, Rooney juga sukses mencatatkan dirinya sebagai topskor turnamen dengan koleksi tiga gol. Selain itu, bomber 23 tahun itu juga sukses terpilih menjadi pemain terbaik pada ajang ini dan berhak menerima hadiah dari sponsor berupa mobil mewah.
Sejak babak pertama digulirkan wasit, United yang berstatus tim unggulan memperlihatkan dominasinya atas Quito. Peluang pertama Setan Merah diciptakan Wayne Rooney pada menit ke-14. Namun, tendangan keras Rooney masih mampu ditepis kiper Quito Jose Francisco Cevallos.
Tujuh menit berselang, Rooney lagi-lagi mendapatkan peluang emas. Setelah memanfaatkan umpan jauh Rio Ferdinand, mantan bomber Everton itu sukses melepaskan tendangan lob dan berhasil melewati Cevallos. Naas, bola hasil sepakan Rooney masih terlalu kencang dan hanya melintas tipis diatas mistar.
Quito yang notabene merupakan jawara Copa Libertadores bukan tanpa peluang. Skuad asuhan pelatih Edgardo Bauza itu sukses beberapakali mengancam gawang Edwin van der Sar lewat serangan balik cepat. Peluang pertama Quito dihasilkan Willian Araujo pada menit ke-23. Sayang, sepakan keras Araujo masih melebar di sisi gawang.
Pada menit ke-35, Park Ji Sung yang kali ini turun sebagai starter memiliki peluang emas untuk membawa timnya unggul. Tetapi, tendangannya dari jarak dekat masih mampu diblok Cevallos. Ji Sung lagi-lagi memiliki peluang, satu menit menjelang babak pertama usai, tapi bola tendangan first time gelandang Korea Selatan itu masih terlalu lemah dan tidak menemui sasaran.
Peluang terakhir United diperoleh Rooney di menit akhir babak pertama. Namun, tendangannya masih tipis di sisi mistar gawang van der Sar. Hingga jeda, skor 0-0 tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, United terus mengambil alih permainan. Petaka bagi United datang empat menit memasuki babak kedua. Bek Nemanja Vidic yang dianggap wasit melakukan sikutan terhadap Claudio Bieler, langsung diganjar kartu merah oleh wasit.
Unggul dalam jumlah pemain, Quito mulai mengimbangi permainan United. Peluang demi peluang pun berhasil didapat jawara Ekuador tersebut. Peluang emas Quito diperoleh Manso pada menit ke-62. Manso sukses melepaskan tendangan keras dari luar kotak yang sayangnya masih mampu ditepis van der Sar.
United yang bermain lebih sabar setelah diusirnya Vidic berhasil memetik buah kerja keras lewat gol yang dicetak Wayne Rooney pada menit ke-74. Rooney sukses memaksimalkan umpan datar Cristiano Ronaldo dan melepaskan tendangan first time yang bersarang di pojok kiri gawang Cevallos.
Di sisa 15 menit pertandingan, Quito memang berusaha keras mencetak gol penyeimbang. Salah satunya lewat tendangan keras Manso yang lagi-lagi di tepis van der Sar. Namun, perjuangan tanpa kenal lelah Quito akhirnya sia-sia setelah wasit meniup peluit panjang dan menutup laga final dengan skor 1-0 untuk kemenangan Manchester United.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari