MOSCOW - Pemerintah Rusia tidak ingin kecolongan akan adanya kerusuhan pada babak final Liga Champions. Mereka sengaja menurunkan ribuan petugas keamanan untuk mengantisipasi adanya kerusuhan jelang bentrok antara Manchester United dengan Chelsea.
Polisi Anti Huru-Hara Rusia lengkap berpakaian serba hitam diturunkan di Lapangan Merah. Lengkap dengan helm ditambah rompi anti peluru, mereka berjaga-jaga mengantisipasi pertikaian antar fans Inggris yang diperkirakan berjumlah 50 ribu orang.
Setelah pertandingan yang dimenangkan United, mereka sengaja menutup akses ke Lapangan Merah.
Beruntung kali ini perhelatan final Liga Champions berjalan dengan tertib. Usai pertandingan pesawat-pesawat telah menantikan kedatangan fans Inggris, untuk memulangkan mereka ke kampung halamannya.
"Kami tidak membawa minuman keras kami ke Lapangan Merah. Pihak keamanan melarang kami melakukannya. Tapi saya senang United menang kali ini," bangga fans United, Parmy Singh, seperti dikutip AFP, Kamis (22/5/2008).
Meski gagal mendapatkan tiket, ribuan fans Inggris memadati bar-bar di sekitar Stadion Luzhniki. Tiket-tiket liar sempat dijual calo-calo tiket di luar Stadion Luzhniki. Harga tiket itu mencapai USd 400 dolar (253 euro).
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.