UJIAN berat menanti Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday periode November 2026. Skuad Garuda dijadwalkan menantang kekuatan Timnas Yordania dalam laga uji coba internasional yang bakal digelar di Stadion Internasional Amman pada 13 November 2026 mendatang.
Pertandingan ini bakal menjadi ajang pemanasan ideal sekaligus ujian paling menantang bagi pelatih John Herdman sejak menukangi Timnas Indonesia. Meski demikian, rencana laga tandang ini masih terus dipantau ulang oleh PSSI akibat dinamika keamanan yang belum kondusif di wilayah Timur Tengah.
Pertemuan terakhir kedua negara terjadi di Kualifikasi Piala Asia 2022 lalu, di mana Merah Putih menelan kekalahan tipis 0-1. Menghadapi lawan yang berada di ranking 72 FIFA ini menjadi kesempatan emas bagi Timnas Indonesia, yang berada di peringkat 116, untuk mendulang poin tinggi guna mendongkrak posisi di peringkat dunia.
Tim berjuluk Al-Nashama tersebut datang dengan status sebagai salah satu kekuatan elite Asia. Yordania berhasil mengukir tinta emas dalam sejarah sepak bola mereka usai sukses menembus putaran final dan melakoni debut di ajang Piala Dunia FIFA 2026.
Meskipun harus terhenti di fase grup usai berhadapan dengan lawan berat seperti Austria, Aljazair, dan Argentina, Yordania tetap menunjukkan perlawanan sengit. Penyerang andalan mereka, Ali Olwan, bahkan mencetak gol bersejarah saat berhadapan dengan Austria.
Pengalaman berharga di panggung tertinggi dunia tersebut semakin mematangkan struktur permainan Yordania. Hal ini membuat skuad asuhan John Herdman wajib mempersiapkan strategi terbaik untuk meladeni permainan fisik dan taktik terorganisasi sang tuan rumah.
Kunci melonjaknya prestasi Yordania tak lepas dari banyaknya penggawa yang berkarier di luar negeri (abroad). Setidaknya terdapat 16 pemain yang bermain di kompetisi luar, tersebar dari kawasan Asia hingga Eropa.
Salah satu nama paling mencolok adalah Mousa Al-Tamari, winger lincah berusia 29 tahun yang kini membela klub Ligue 1 Prancis, Rennes. Selain itu, ada pula talenta muda berusia 22 tahun, Tammer Bany, yang merumput di Liga Inggris bersama West Bromwich Albion.
Di sektor penyerangan, Yordania ditopang oleh mesin gol yang amat produktif. Ali Olwan tercatat telah mengemas 29 gol internasional, sementara Al-Tamari mengekor dengan koleksi 24 gol sekaligus memegang rekor caps terbanyak di tim.
Menghadapi barisan depan yang mematikan serta kedalaman skuad berkualitas dunia, pertahanan Timnas Indonesia yang dikawal Kevin Diks dan kawan-kawan dituntut tampil disiplin sepanjang 90 menit.
(Rivan Nasri Rachman)