JAKARTA – Pelatih Timnas Bangladesh, Thomas Dooley, tidak hanya mewaspadai satu pemain terutama Kevin Diks jelang jumpa Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sebab, seluruh pemain di semua lini juga berkualitas.
Bangladesh akan menghadapi Timnas Indonesia di laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan itu akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Kamis 1 Oktober 2026 19.30 WIB.
Menatap pertandingan tersebut, Dooley membumi. Pelatih berusia 65 tahun itu menyadari Timnas Indonesia memiliki pemain yang berkualitas di setiap lini.
Dooley mengakui Diks adalah salah satu yang paling berbahaya. Akan tetapi, ia mengingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai semua pemain Skuad Garuda.
"Semuanya (diwaspadai). Maksud saya, Kevin (Diks) dari Borussia Monchengladbach, dia sangat berbahaya. Saya tidak tahu semua namanya, tapi ada 10 pemain di lini depan itu, sangat tinggi, kuat dan punya teknik yang bagus," kata Dooley kepada awak media di Jakarta, Rabu (30/9/2026).
"Sedangkan, para pemain bertahan mereka itu bahkan 20 cm lebih tinggi dari saya. Mereka punya pemain-pemain (dengan kualitas) individu yang bagus, semuanya. Jadi, kami harus waspada terhadap mereka," tambah pelatih asal Jerman itu.
Adapun, pertandingan mendatang sebenarnya tak akan menentukan nasib Timnas Bangladesh. Musabab, Bengal Tigers diketahui sudah tak mempunyai peluang untuk lolos ke babak berikutnya.
Hamza Choudhury dan kawan-kawan duduk di peringkat empat klasemen sementara Grup A tanpa mengoleksi poin. Timnas Bangladesh tertinggal empat poin dari Timnas Indonesia dan Malaysia, kemudian terpaut tiga poin dari Singapura.
Sementara, Timnas Indonesia, Timnas Malaysia, dan Timnas Singapura sedang memperebutkan tiket untuk lolos ke babak final atau perebutan peringkat ketiga turnamen. Diketahui, turnamen ini menggunakan format berbeda dari biasanya.
Tim yang menjadi juara grup akan langsung lolos ke partai final. Sedangkan, runner-up akan diadu untuk memperebutkan peringkat ketiga di FIFA ASEAN Cup 2026.
(Wikanto Arungbudoyo)