JAKARTA – Tim Nasional (Timnas) Singapura sukses mengamankan kemenangan krusial saat menghadapi Bangladesh dalam lanjutan Grup A ajang FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026) sore WIB. Pertemuan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta yang berlangsung sengit ini menyajikan pertarungan taktik yang ketat sejak menit awal pertandingan.
Singapura pun pada akhirnya menang dengan skor tipis 1-0. Gol kemenangan The Lions –julukan Timnas Singapura– dicetak oleh Harhys Stewart pada menit ke-35.
Sejak awal babak pertama, jalannya pertandingan diwarnai dengan dominasi penguasaan bola dari kubu The Lions. Meski tampil menekan di area pertahanan lawan, tempo permainan pada menit-menit awal sempat berjalan lambat karena kedua tim sama-sama memperlihatkan pendekatan yang cukup hati-hati.
Memasuki menit ke-8, Singapura mulai meningkatkan intensitas serangan dan mengurung lini pertahanan Bangladesh. Namun, rapatnya barisan belakang lawan membuat skuad asuhan Singapura sempat kesulitan menciptakan peluang matang di sepertiga akhir lapangan.
Peluang emas pertama baru hadir pada menit ke-17 ketika Ilhan Fandi menyambut umpan silang akurat dengan tendangan voli satu sentuhan di dalam kotak penalti. Sayangnya, kiper Bangladesh tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan akrobatik untuk mementahkan peluang tersebut.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-35 lewat gol yang dicetak oleh Harhys Stewart. Memanfaatkan umpan lambung matang dari sisi kanan, Stewart menanduk bola ke dalam gawang setelah kiper lawan, Srabon, melakukan kesalahan antisipasi dan gagal mengamankan si kulit bulat.
Unggul satu gol tidak membuat Singapura menurunkan tempo serangan dan terus mencoba mencari celah di lini belakang Bangladesh. Pada menit ke-43, Ilhan Fandi kembali mendapatkan ruang tembak di sudut sempit usai menerima umpan cepat dari Farhan Zulkifli di sisi kiri.
Kendati demikian, sepakan keras penyerang bernomor punggung 19 itu masih menyamping tipis di sisi luar tiang gawang Bangladesh. Skor keunggulan 1-0 untuk keunggulan Singapura pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama.
Memasuki babak kedua, jalannya laga semakin menarik dengan intensitas tinggi yang diperagakan kedua kesebelasan. Pada menit ke-47, Shahiran nyaris memperlebar keunggulan lewat tendangan jarak jauh luar biasa yang memaksa kiper Bangladesh melakukan penyelamatan gemilang.
Singapura sempat beberapa kali mencoba memperbesar margin skor, seperti melalui sepakan Song Ui-young di menit ke-55 dan aksi Ilhan Fandi di menit ke-66. Sayangnya, kurangnya ketenangan dalam penyelesaian akhir membuat keunggulan The Lions belum juga bertambah.
Memasuki sepertiga akhir pertandingan, tempo permainan sempat terhenti sejenak pada menit ke-72 akibat insiden benturan kepala yang dialami pemain Bangladesh, Hamza Chowdhury. Selepas insiden tersebut, intensitas laga justru semakin meningkat tajam.
Tertinggal satu gol, Bangladesh mencoba keluar menyerang dan meningkatkan tekanan secara agresif di sisa waktu pertandingan. Peluang berbahaya sempat lahir melalui tandukan Rakib pada menit ke-80 serta serangan balik cepat di menit ke-85, namun lini belakang Singapura tampil solid untuk membuang bola.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap bertahan 1-0 untuk kemenangan Singapura. Hasil positif ini menjadi modal penting bagi The Lions dalam perburuan poin di klasemen sementara Grup A.
(Rivan Nasri Rachman)