Imbang Belum Aman, Ini Alasan Timnas Indonesia U-20 Wajib Menang atas Australia jika Ingin Lolos Piala Asia U-20 2027

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Jum'at 04 September 2026 22:31 WIB
Timnas Indonesia U-20 bakal lawan Australia U-20. (Foto: PSSI)
Share :

PERJUANGAN Timnas Indonesia U-20 dalam ajang Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 kini memasuki babak yang sangat krusial. Skuad Garuda Nusantara berada di posisi yang menuntut kewaspadaan tinggi menjelang laga pamungkas Grup H.

Meskipun saat ini memimpin klasemen, jalan tim asuhan Nova Arianto untuk melaju ke putaran final masih penuh dengan tantangan berat. Ketegangan ini bermula setelah Timnas Indonesia U-20 sukses memetik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Laos di New Laos National Stadium, Kamis 3 September 2026.

Gol kemenangan skuad Garuda Nusantara dicetak melalui aksi cepat Fabio Azka pada menit kelima serta dua gol tambahan dari Zahaby Gholy. Hasil positif tersebut mendongkrak posisi Timnas Indonesia U-20 ke puncak klasemen sementara Grup H.

Kendati memimpin, posisi Welber Jardim cs belum sepenuhnya aman karena mengoleksi empat poin, angka yang sama persis dengan Australia di peringkat kedua. Timnas Indonesia U-20 hanya unggul tipis dalam hal selisih gol, yakni +3 berbanding +2 milik Australia. Sementara itu, Malaysia menguntit di posisi ketiga dengan raihan dua poin.

1. Peluang Lolos

Regulasi kualifikasi memprioritaskan sistem head-to-head (H2H) apabila ada dua tim atau lebih yang memiliki jumlah poin sama di akhir klasemen. Jika pada laga penutup Timnas Indonesia U-20 bermain imbang 1-1 melawan Australia dan Malaysia menang tipis atas Laos, maka ketiga tim akan mengantongi total lima poin. Dalam situasi mini klasemen H2H tersebut, hasil melawan Laos tidak akan dihitung.

Fabio Azka mengubah skor Timnas Indonesia U-20 vs Timnas Laos U-20 1-0 (Foto: X/@TimnasIndonesia)

Skenario imbang 1-1 justru akan merugikan Timnas Indonesia U-20 karena kalah dalam produktivitas gol dibandingkan Australia dan Malaysia. Akibatnya, Timnas Indonesia U-20 berpotensi tergelincir ke posisi ketiga dan gagal lolos langsung.

Agar bisa tetap menjadi runner-up grup lewat hasil seri, Timnas Indonesia U-20 minimal harus bermain imbang dengan skor lebih besar seperti 2-2 atau 3-3. Namun, lolos sebagai runner-up grup dengan raihan dua poin dari laga H2H juga membawa risiko tersendiri dalam persaingan runner-up terbaik.

 

Mengandalkan hasil imbang adalah perjudian besar yang membuat nasib Garuda Nusantara berada di ujung tanduk. Karena itu, hasil seri bukanlah opsi yang aman untuk menggaransi tiket ke Piala Asia U-20 2027.

2. Jalan Terjal Menuju Kemenangan Mutlak

Melihat berbagai potensi rumit dari perhitungan klasemen mini, satu-satunya jalan paling aman adalah mengamankan kemenangan. Timnas Indonesia U-20 wajib tampil maksimal dan mengalahkan Australia dalam pertandingan penentuan yang digelar pada Minggu, 6 September 2026.

Timnas Indonesia U-20. (Foto: PSSI)

Kemenangan mutlak akan langsung menyegel status sebagai juara Grup H tanpa perlu bergantung pada hasil pertandingan tim lain. Secara realistis, skenario terburuk sudah menanti jika Garuda Nusantara gagal meraih poin penuh.

Kekalahan dari Australia akan langsung memupus harapan untuk lolos, sementara hasil imbang pun menyimpan probabilitas tersingkir yang sangat besar. Seandainya Timnas Indonesia U-20 bisa mengatasi Malaysia di laga sebelumnya, situasi pelik ini mungkin tidak perlu dihadapi.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya