PENYERANG andalan Timnas Indonesia yang memperkuat klub Eredivisie, Fortuna Sittard, yakni Ole Romeny, harus menerima kenyataan pahit setelah resmi dijatuhi sanksi berat oleh Federasi Sepakbola Belanda (KNVB). Hukuman disiplin ini diberikan menyusul kartu merah langsung yang didapatkannya saat bertanding melawan AZ Alkmaar pada Sabtu 22 Agustus 2026 lalu.
Berdasarkan keputusan resmi federasi sepak bola Belanda tersebut, Romeny diganjar sanksi larangan bermain dalam tiga pertandingan dengan ketentuan satu laga di antaranya berstatus masa percobaan. Konsekuensinya, penyerang tajam tersebut dipastikan harus absen memperkuat Fortuna Sittard dalam dua laga lanjutan liga terdekat.
Manajemen klub melalui akun Instagram resminya @fortuna.sittard pada Senin 24 Agustus 2026 lalu telah mengonfirmasi dan menyatakan menerima sepenuhnya rancangan sanksi yang diajukan tanpa berniat mengajukan banding. Itu berarti Romeny akan absen saat Fortuna Sittard bertamu ke markas Groningen (29 Agustus 2026) dan saat melawan ADO Den Haag (6 September 2026).
“Fortuna Sittard telah menerima rancangan usulan dari KNVB terkait Ole Romeny: sanksi larangan bermain dalam tiga pertandingan, dengan satu di antaranya bersifat percobaan," bunyi pernyataan Fortuna Sittard, dikutip dari Instagram resmi @fortuna.sittard, Selasa (25/8/2026).
Petaka bagi Romeny bermula ketika pertandingan pekan ketiga Liga Belanda 2026-2027 baru saja berjalan lima menit saat Fortuna Sittard menjamu AZ Alkmaar di kandang sendiri. Dipercaya tampil sebagai starter dan mengisi posisi second striker di belakang Lequincio Zeefuik, Romeny mencoba tampil agresif untuk merebut bola dari penguasaan pemain lawan, Mateo Chavez.
Nahas, upaya tersebut berbuah petaka ketika Chavez berhasil melepaskan operan bola lebih cepat tepat sebelum kaki Romeny mendarat telak di bagian pergelangan kaki sang pemain lawan. Melihat insiden keras tersebut, wasit Serdar Gozobuyuk tanpa ragu langsung mencabut kartu merah langsung untuk penyerang Timnas Indonesia itu.
Bermain dengan 10 orang sejak menit-menit awal babak pertama tentu menjadi kerugian tak terperi bagi skuad asuhan Danny Buijs. Justin Hubner dan rekan-rekan setimnya terpaksa harus bekerja ekstra keras menahan gempuran bertubi-tubi dari lini serang AZ Alkmaar yang mendominasi jalannya pertandingan.
Meski berada dalam tekanan hebat sepanjang paruh pertama, lini pertahanan Fortuna Sittard yang digalang dengan disiplin masih mampu meredam gelombang serangan lawan hingga skor kacamata bertahan sampai turun minum. Sayangnya, ketahanan fisik dan konsentrasi pemain tuan rumah akhirnya runtuh juga pada paruh kedua pertandingan.
AZ Alkmaar yang mencatatkan total 18 tembakan dengan 11 di antaranya mengarah tepat ke gawang akhirnya sukses memecah kebuntuan lewat aksi Jizz Hornkamp pada menit ke-58. Penyerang lawan tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor pada masa injury time babak kedua, sekaligus memastikan kemenangan tandang 0-2 bagi AZ Alkmaar.
Akibat kekalahan tersebut serta insiden kartu merah yang mencederai laga, Fortuna Sittard kini tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara Liga Belanda 2026-2027 dengan koleksi empat poin dari tiga pertandingan. Sementara itu, kubu Fortuna harus segera memutar otak karena Romeny dipastikan absen dalam dua laga krusial liga saat menghadapi FC Groningen dan ADO Den Haag akibat sanksi KNVB tersebut.
(Rivan Nasri Rachman)