TIM Nasional (Timnas) Indonesia terancam batal melawan India di FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada FIFA Matchday September-Oktober 2026. Menurut laporan media India Khelnow, India berencana mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 karena fokus melawan Brasil di Salt Lake, Kolkata, India pada Sabtu 3 Oktober 2026.
“India kemungkinan besar mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 karena bentrok dengan laga uji coba melawan Brasil. Usulan Federasi Sepakbola India (AIFF) agar mengirim pemain pelapis ke FIFA ASEAN Cup 2026 juga ditolak FIFA,” tulis Khelnow.
Rencana AIFF untuk fokus ke laga India vs Brasil dan mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 mendapat penolakan dari pesepakbola legenda India, Bhaichung Bhutia. Ia menilai bermain di FIFA ASEAN Cup 2026 jauh lebih berharga ketimbang melawan Brasil.
Top skor sepanjang masa Timnas India tersebut juga menyayangkan keputusan melawan Brasil. Daripada mengeluarkan banyak uang untuk membayar Brasil, ada baiknya uang tersebut digunakan untuk mengembangkan sepakbola India.
Dalam hasil drawing FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura dan India. Sementara Grup B ditempati Vietnam, Thailand, Filipina dan Tajikistan.
Nantinya masing-masing tim akan menjalani tiga pertandingan fase grup. Runner-up di masing-masing grup akan bertemu di perebutan posisi tiga.
Sementara itu, juara di masing-masing grup akan bertemu di final FIFA ASEAN Cup 2026. Berhubung turnamen ini masuk kategori FIFA Matchday, masing-masing tim dapat memanggil seluruh pemain terbaiknya.
Timnas Indonesia dapat mengandalkan pemain-pemain yang berkarier di Eropa seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Kevin Diks hingga Ole Romeny. Dengan materi pemain seperti ini, peluang Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 terbuka lebar.
Namun, sebelum menatap FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia wajib fokus ke Piala AFF 2026. Malam ini Timnas Indonesia akan tandang ke markas Singapura di laga pamungkas Grup A Piala AFF 2026 yang berlangsung di Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura.
(Ramdani Bur)