TIMNAS Iran ternyata belum mendapat visa dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk tampil di Piala Dunia 2026. Padahal, turnamen itu hanya tinggal menghitung hari.
Konflik antara Iran dan AS membuat Team Melli dalam kondisi terjepit. Seluruh pertandingan mereka di fase grup akan digelar di Negeri Paman Sam.
Tapi, Washington mendesak FIFA agar Iran tidak bermarkas di negaranya selama Piala Dunia 2026. Alhasil, mereka terpaksa pindah ke Meksiko kendati tetap akan bermain di AS.
"Kami akan berangkat ke Spanyol pada Sabtu (6 Juni), dan dari sana tim akan langsung menuju Tijuana di Meksiko," tutur Ketua FFIRI, Mehdi Taj, dikutip dari ESPN, Rabu (3/6/2026).
Lebih lanjut, pria berpaspor Iran itu memastikan seluruh awak tim sudah mendapat visa dari Pemerintah Meksiko. Soal visa dari AS, Taj berharap segera terbit.
"Kami akan mendapatkan visa Meksiko pada Selasa (2 Juni) atau lusa (Rabu 3 Juni 2026), dan kemudian visa AS segera dikeluarkan," tandasnya.
Walau begitu, tidak semua rombongan Timnas Iran akan mendapat visa. Pendamping yang dicurigai memiliki hubungan dengan Garda Revolusi Iran seperti Taj, tidak akan diperkenankan masuk ke AS.
Timnas Iran akan tergabung di Grup G Piala Dunia 2026 Laga pertama mereka adalah melawan Timnas Selandiar Baru dan akan digelar di SoFi Stadium, Inglewood, AS, Selasa 16 Juni 2026 pukul 08.00 WIB.
Selanjutnya, Timnas Iran menghadapi Timnas Belgia di tempat yang sama pada Senin 22 Juni 2026 pukul 02.00 WIB. Duel terakhir adalah melawan Timnas Mesir di Stadion Lumen Field, Seattle, pada Sabtu 27 Juni 2026 pukul 10.00 WIB.
(Wikanto Arungbudoyo)