JAKARTA - PSSI berkolaborasi dengan rumah produksi Fremantle secara resmi meluncurkan film dokumenter bertajuk The Longest Wait. Karya sinematik ini akan merangkum perjalanan panjang dan militansi Timnas Indonesia dalam memperjuangkan mimpi di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Film ini akan mengambil sudut pandang kisah-kisah yang tak tersentuh di layar kaca televisi. Mulai dari perjuangan di lapangan hijau hingga menangkap momen di ruang ganti Timnas Indonesia.
Peluncuran film dokumenter ini berlangsung di Plaza Senayan, Jakarta pada Rabu (29/4/2026). Nantinya, film dokumenter 'The Longest Wait' akan mengudara di layar lebar pada 18 Juni 2026.
Presiden Director Fremantle Indonesia, Sakti Parantean, mengungkapkan film ini adalah tantangan besar bagi timnya. Apalagi, film ini harus menangkap setiap momen krusial bagi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Tantangan terbesar adalah harus menyesuaikan agenda timnas dan menghormati pemain. Mereka harus tetap fokus ke Piala Dunia. Tantangan lain adalah caranya membangun kepercayaan supaya mereka bisa nyaman dan menceritakan cerita dengan murni," kata Sakti kepada awak media, termasuk Okezone dalam jumpa pers di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Sakti mengatakan, momen-momen emosional para pemain Timnas Indonesia akan digambarkan secara transparan dalam film dokumenter ini. Momen yang biasanya hanya diceritakan di warung kopi akan tergambar jelas dalam film ini.
"Hasil pertandingan itu memang menentukan nasib sebuah tim dan negara. Tapi di balik itu, ada cerita humanis yang kadang-kadang tidak kita lihat secara langsung. Mungkin yang biasa kita lihat penggalan kecil dari cerita," tutur Sakti.
Pemain Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, mengatakan film dokumenter ini meninggalkan kesan yang mendalam untuknya. Terlebih, setiap peristiwa yang tidak tampil di layar televisi akan hadir dalam film dokumenter ini.
"Ini sangat menyenangkan. Ini akan jadi dokumenter besar untuk kami. Orang-orang bisa melihatnya sekarang," ujar Shayne.
"Biasanya orang melihat di televisi, di highlight, tapi mereka kini bisa melihat semua emosi di ruang ganti. Mereka bisa melihat kegiatan kami saat bersenang-senang," tandasnya.
(Rivan Nasri Rachman)