JELANG bergulirnya ajang FIFA Series 2026 pada Maret mendatang, sorotan tidak hanya tertuju pada persiapan taktis, tetapi juga pada nilai ekonomi para penggawa yang akan berlaga. Salah satu yang paling menarik adalah perbandingan nilai pasar pemain termahal di kubu Timnas Indonesia, Jay Idzes, dengan bintang utama calon lawannya, Timnas Bulgaria.
Indonesia telah resmi ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 23-31 Maret 2026. Dalam ajang tersebut, Skuad Garuda dipastikan akan menjajal kekuatan Bulgaria, Saint Kitts and Nevis, dan Kepulauan Solomon.
Pertemuan dengan Bulgaria menjadi ujian berat mengingat selisih peringkat FIFA yang cukup mencolok, di mana Timnas Indonesia berada di urutan 122 dunia sedangkan Bulgaria menempati posisi 88.
Meski secara peringkat terpaut 31 anak tangga, dari sisi nilai pasar pemain, Timnas Indonesia mulai menunjukkan taringnya melalui sosok Jay Idzes. Per Desember 2025, harga pasaran bek Sassuolo itu meroket hingga menyentuh angka 10 juta Euro atau sekira Rp173,8 miliar.
Kenaikan drastis ini tak lepas dari performa impresifnya di Serie A, di mana ia selalu menjadi pilihan utama pelatih Fabio Grosso dengan catatan 1.350 menit bermain dari 16 laga. Menariknya, nilai pasar kapten Timnas Indonesia ini kini sudah melampaui harga total satu skuad Timnas Malaysia yang ditaksir hanya bernilai 7,8 juta Euro (Rp154,4 miliar).
Dibandingkan dengan pemain termahal Malaysia, Dion Cools (Rp15,8 miliar), harga Idzes bahkan mencapai sepuluh kali lipat lebih tinggi. Performa ciamik pemain berusia 25 tahun itu di Liga Italia bahkan dikabarkan telah memicu ketertarikan raksasa AC Milan untuk meminangnya pada bursa transfer musim dingin 2026.
Lalu, bagaimana jika nilai Bang Jay disandingkan dengan pemain termahal milik Bulgaria? Tim berjuluk Lavovete tersebut memiliki Ilia Gruev sebagai pemain dengan nilai pasar tertinggi.
Gelandang yang merumput di Liga Inggris bersama Leeds United itu tercatat memiliki nilai pasar sebesar 9 juta Euro atau setara dengan Rp177,6 miliar. Meski secara nominal Euro Gruev sedikit di bawah angka terbaru Idzes, secara valuasi keduanya berada di level yang sangat kompetitif.
Sama halnya dengan Idzes, angka 9 juta Euro yang dimiliki Gruev saat ini merupakan titik tertinggi dalam perjalanan karier profesionalnya. Dengan profil kedua pemain yang sama-sama tengah berada di puncak performa di kompetisi Eropa, duel antara lini belakang Indonesia yang dikomandoi Idzes dengan lini tengah Bulgaria yang dimotori Gruev diprediksi akan menjadi tontonan berkelas di FIFA Series nanti.
(Rivan Nasri Rachman)