BANDUNG – Nova Arianto langsung bergerak usai ditunjuk jadi pelatih Timnas Indonesia U-20. Ia memanggil lima pemain Persib Bandung untuk mengikuti seleksi.
PSSI menunjuk Nova Arianto sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia U-20 pada Kamis 20 November 2025. Pelatih berusia 46 tahun itu ‘naik kelas’ setelah sebelumnya sukses bersama Timnas Indonesia U-17.
Menjadi pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova akan menghadapi agenda yang cukup padat pada 2026. Di antaranya adalah Piala AFF U-20 yang biasanya digelar pada pertengahan tahun, kemudian kualifikasi Piala Asia U-20 2027 pada akhir tahun.
Nova kini mulai bergerak memanggil para pemain untuk membentuk skuad Timnas Indonesia U-20. Menurut kabar, lima pemain Persib yakni Malik Aqmar Kusuma Winata, Kevin Muhammad Islami Pasha, Eriko Sulastiano, Hasyir Khalif Ar Rasyid, dan Muhammad Azrial Azka, dipanggil untuk mengikuti seleksi.
Kelima pemain tersebut mencuri perhatian Nova setelah tampil apik bersama Maung Bandung di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025-2026. Hal itu diketahui dari surat pemanggilan yang diunggah klub.
“Kelima pemain tersebut dijadwalkan mengikuti seleksi dalam dua gelombang. Malik Aqmar Kusuma Winata, Kevin Muhammad Islami Pasha dan Eriko Sulastiano yang dipanggil melalui surat bernomor 6495/AGB/745/XI-2025 dijadwalkan menjalani seleksi pada gelombang pertama, 2-5 Desember 2025,” bunyi keterangan di situs resmi klub, Kamis (27/11/2025).
“Sedangkan Hasyir Khalif Ar Rasyid dan Muhammad Azrial Aksa yang dipanggil melalui surat nomor 6515/AGB/756/XI-2025 akan menjalani seleksi pada gelombang kedua, 7-10 Desember 2025,” sambung keterangan itu.
Kelima pemain tersebut memiliki latar belakang berbeda. Kevin, Khalif dan Azrial merupakan pemain binaan Akademi Persib Bandung. Sementara, Maliq merupakan jebolan SSB IPI Geger Sunten dan Eriko dari Fatto FC.
Sejauh ini, kelimanya tampil cukup baik di kompetisi EPA U-20 Super League 2025-2026. Persib Bandung U-20 sendiri mencatatkan lima kemenangan, sekali imbang dan dua kali kalah dalam pertandingan Grup B kompetisi itu.
(Wikanto Arungbudoyo)