SHAYNE Pattynama mengakui Shin Tae-yong (STY) berhasil ‘menyulap’ Timnas Indonesia bermain dengan gaya Eropa. Shayne meyakini, gaya permainan Timnas Indonesia akan terus berkembang di bawah arahan STY.
Timnas Indonesia mencetak sejarah usai lolos babak 16 besar Piala Asia untuk pertama kalinya pada edisi 2023. Namun sayang, langkah Skuad Garuda harus terhenti setelah dikalahkan Australia (0-4) di babak tersebut, Minggu (28/1/2024) lalu.
Walaupun harus mengakui kehebatan Australia, Shayne mengatakan gaya permainan Timnas Indonesia berkembang. Pemain berusia 25 tahun itu mengatakan, Skuad Garuda kini memiliki gaya permainan ala Eropa di bawah asuhan Shin Tae-yong.
“Budayanya berbeda (dengan sepak bola Eropa), tapi saya belajar banyak. Secara pribadi, menurut saya ini adalah gaya Eropa, tetapi saya mempelajari gaya sepak bola yang berbeda dengan menggabungkan gaya pelatih Shin Tae-yong. Ini adalah hal yang baik,” kata Shayne dikutip dari Inter Football KR, Jumat (2/2/2024).
“Sangat positif untuk belajar dan berkembang dengan cara yang berbeda,” sambungnya.
Lebih lanjut, Shayne meyakini Timnas Indonesia akan terus berkembang di bawah arahan pelatih asal Korea Selatan itu. Menurutnya, turnamen Piala Asia 2023 adalah sebuah permulaan yang baik untuk menguji kemampuan Skuad Garuda.
“Sekarang kami baru memulai,” tutur Shayne,
“Melalui kompetisi ini, kami mendapatkan kepercayaan diri. Seperti yang dikatakan pelatih Shin Tae-yong, kami akan menjadi lebih baik dan siap bersaing dengan yang terbaik. Saya berpikir positif,” tukasnya.
Sementara itu, Shayne Pattynama sendiri baru saja direkrut oleh klub Belgia, KAS Eupen. Mantan pemain Viking FK itu kini akan satu kompetisi dengan Sandy Walsh (KV Mechelen) di Liga Belgia 2023-2024.
(Admiraldy Eka Saputra)