JAKARTA - Tim Nasional (Timnas) Indonesia gagal memetik hasil manis di dua laga awal Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Melihat kondisi itu, asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto menyadari hal tersebut terjadi karena banyak pemain Garuda yang bermain di bawah performa mereka.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia tidak meraih kemenangan dalam dua laga awal Grup G, yakni kalah 1-5 dari Irak dan ditahan 1-1 melawan Filipina. Karena hasil negatif tersebut, Timnas Indonesia kini berada di posisi keempat klasemen dengan satu poin.
Nova Arianto mengatakan hasil akhir dalam laga dua laga tersebut memang tidak memuaskan diraih tim asuhannya. Namun, dia pastikan bukan hal mudah mencuri poin dari kandang lawan.
"Dua pertandingan yang tidak mudah bagi Timnas. Pastinya dari hasil jauh dari yang kita harapkan dan mungkin diluar ekspektasi semuanya," kata Nova dilansir dari Instagram pribadinya @novaarianto30, Kamis (23/11/2023).
Mantan pemain Timnas Indonesia itu mengatakan tidak bisa secara detail membeberkan penyebab timnya tidak dalam performa terbaik dalam dua laga awal Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia tersebut. Dia pun memastikan hasil dua laga tersebut menjadi pembelajaran buat Timnas Indonesia.
"Kami memahami banyak pemain yang tampil di bawah performa terbaiknya, tetapi di sepak bola banyak faktor dalam menilai performa pemain dan sebuah hasil pertandingan. Namun, apapun itu janganlah menjadi sebuah alasan untuk menjadi pembenaran untuk hasil yang diterima," sambung Nova Arianto.
Nova mengatakan tim pelatih sudah punya poin-poin yang akan dibenahi dalam Timnas Indonesia. Hal tersebut agar Marc Klok dan kolega dapat tampil lebih baik lagi ke depan.
"Ke depan kami semua harus kerja lebih keras dan pemain harus tampil lebih percaya diri menghadapi pertandingan ke depan dengan lawan yang mempunyai ranking FIFA yg lebih tinggi dan pemain harus lebih mengorbankan dirinya untuk tim," ujarnya.
(Rivan Nasri Rachman)