PROFIL Timnas Tajikistan menarik dikulik. Sebab, Timnas Tajikistan disebut-sebut menjadi calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Maret 2023.
Untuk diketahui, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, baru-baru ini mengonfirmasi timnya berpeluang menghadapi Timnas Tajikistan pada FIFA Matchday Maret 2023. Namun, juru taktik asal Korea Selatan itu menyebut PSSI masih menggodok keputusannya dalam menentukan dua tim tersebut sebagai lawan Tim Garuda.
"Memang belum pasti 100 persen ya, tetapi sepertinya akan lawan Bolivia atau Tajikistan," kata Shin Tae-yong kepada awak media termasuk MNC Portal Indonesia, Rabu (8/2/2023).
"Mungkin kedua tim itu ya. Tetapi itu belum pasti karena masih dalam koordinasi," tambah pelatih berusia 52 tahun itu.
BACA JUGA: Efek Gila Marselino Ferdinan, Followers Instagram KMSK Deinze Tembus 100 Ribu!
Terlepas dari hal itu, ini menjadi kabar baik bagi Jordi Amat cs. Sebab, andai tim besutan Shin Tae-yong itu bisa mengalahkan Singa Persia –julukan Timnas Tajikistan, kemungkinan besar ranking Timnas Indonesia merangsek ke peringkat yang lebih tinggi.
BACA JUGA: Profil Timnas Bolivia, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Maret 2023
Saat ini, Timnas Tajikistan menempati peringkat ke-108 dunia pada ranking FIFA di Februari 2023 ini. Sementara itu, Timnas Indonesia kini masih bertengger di peringkat ke-151 dunia, tertinggal jauh dari Singa Persia.
Untuk kiprahnya di Piala Dunia, Timnas Tajikistan tak mampu berbicara banyak. Tim berjuluk Singa Persia itu belum pernah sama sekali mencicipi atmosfer pertandingan di putaran final Piala Dunia.
Pada edisi Piala Dunia 1930 hingga 1990, Timnas Tajikistan tidak ikut serta. Sebab, mereka masih bagian dari negara Uni Soviet yang kini berubah menjadi Rusia.
Sementara pada Piala Dunia edisi 1994 hingga 2014, Timnas Tajikistan selalu tidak lolos alias gagal melaju ke putaran final. Adapun untuk perjalanan di level Piala Asia, Singa Persia juga memiliki catatan cukup buruk.
Tercatat, Timnas Tajikistan baru pertama kali bisa lolos ke putaran final Piala Asia pada 2023. Di beberapa edisi sebelumnya, tim asuhan Mubin Ergashev itu selalu gagal lolos dan tidak ikut serta dalam babak kualifikasi.
Kendati begitu, Skuad Timnas Tajikistan tidak bisa dianggap remeh oleh Timnas Indonesia. Sebab, mereka memiliki pemain abroad sekitar 14 pemain dan memiliki rata-rata umur 23,6 tahun.
Sebatas informasi tambahan, usai pecahnya Uni Soviet, Timnas Tajikistan memainkan pertandingan pertamanya melawan Uzbekistan pada 17 Juni 1992. Baru pada 1994, Federasi Sepakbola Nasional Tajikistan diterima menjadi anggota FIFA.
(Djanti Virantika)