TIMNAS Argentina baru saja menelan pil pahit di laga perdananya di Piala Dunia 2022. Melawan salah satu pesaingnya, Arab Saudi di Grup C, Selasa (22/11/2022) sore WIB, Lionel Messi dkk dipaksa menyerah 1-2.
Hasil itu membuat Argentina terlempar di posisi juru kunci alias peringkat empat Grup C, dengan koleksi nol poin. Sebaliknya, Arab Saudi ada di puncak klasemen dengan koleksi 3 poin, unggul dari Meksiko dan Polandia.
Kekalahan itu tentu membuat pencinta sepakbola Argentina tertunduk lesu. Bagaimana tidak, La Albiceleste (julukan Timnas Argentina) harus berjuang ekstra demi menjaga asa lolos ke 16 besar Piala Dunia 2022.
Namun, di balik kekalahan ini tak semua masyarakat Argentina tertunduk lesu. Adapula sejumlah masyarakat Argentina yang cukup bersyukur. Kok bisa?
Ya, sekadar diketahui, sebelum perhelatan Piala Dunia 2022 dimulai, mantan dokter yang pernah menangani Lionel Messi, Diego Schwartzstein mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Ia menyebut pemerinta Argentina bakal memanfaatkan situasi jika Lionel Messi dkk berhasil juara Piala Dunia 2022.
Adapun hal yang dimaksud adalah pemerintah Argentina akan mengeluarkan kebijakan, yang merugikan masyarakat. Salah satunya mengenai kebijakan ekonomi, di antaranya devaluasi mata uang, di tengah euforia kemenangan Timnas Argentina.
“Sebagai penggemar sepakbola, saya ingin Argentina menjadi juara. Tapi, sebagai warga negara Argentina, tentu saya harap mereka tersingkir di babak awal,” ucap Diego Schwartzstein dilansir dari Sportskeeda, beberapa waktu silam.
“Mengapa? Karena kami melihat di sini pemerintah akan menggunakan kesuksesan Argentina di Piala Dunia untuk menutupi semuanya (krisis ekonomi)," timpalnya.
“Pemerintah bahkan bisa mengumumkan devaluasi mata uang ketika Timnas Argentina tengah bermain. Pengumuman itu dikeluarkan ketika semuanya fokus kepada pertandingan Timnas Argentina,” tegasnya.
Lantas, apakah kekalahan dari Arab Saudi di laga perdana Grup C Piala Dunia 2022 ada hubungan dengan doa masyarakat Argentina untuk Lionel Messi dkk? Belum bisa dipastikan, sebab pihak Timnas Argentina sendiri tidak mengeluarkan pernyataan pasti mengenai hal itu.
Terlepas dari itu semua, langkah Argentina lolos ke 16 besar cukup sulit. Pasalnya, mereka harus berhadapan dengan Meksiko (27 November) dan Polandia (1 Desember) mendatang.
(Hakiki Tertiari )