PAGELARAN Piala Dunia 2022 banyak dikeluhkan, pelatih Timnas Portugal ogah ikut-ikutan. Fernando Santos memilih untuk netral.
Piala Dunia 2022 tidak seperti umumnya. Biasanya, Piala Dunia dihelat di musim panas, namun karena harus menyesuaikan dengan cuaca di Timur Tengah, FIFA menggesernya ke musim dingin.
Fernando Santos pun mengakui bahwa perubahan yang terjadi di Piala Dunia 2022 kali ini memang tidak tidak menguntungkan. Oleh karena itu dirinya pun merasa banyaknya keluhan yang ada tentang Piala Dunia kali ini adalah hal yang wajar.
“Saya tidak berpikir ada orang yang sepenuhnya setuju dengan kompetisi pada saat ini. Ini tidak baik untuk klub, untuk tim nasional, untuk siapa pun," ungkap Fernando Santos dilansir dari Record, Jumat (11/11/2022).
BACA JUGA:3 Pemain Ini Tak Masuk Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2022, Hansi Flick Ungkap Alasannya
Fernando Santos mengatakan bahwa dirinya juga mendapatkan beberapa kekurangan ketika berlaga di Piala Dunia 2014 dan 2018. Dirinya menyebut jarak antar stadion yang jauh membuat Timnas Portugal cukup kelelahan untuk melakoni pertandingan.
"Saya berada di Brasil, Rusia, di mana perjalanan antar pertandingan sangat buruk. Sangat panas di Brasil, beralih dari satu sisi ke sisi lain," sambung pelatih berusia 68 tahun tersebut.
Lebih lanjut, Fernando Santos justru merasa bahwa FIFA dan juga Qatar telah berusaha menyiapkan Piala Dunia 2022 dengan baik. Namun dirinya mengatakan bahwa permasalahan cuaca yang sangat panas adalah penyebab utama kritik yang hadir.
"Ini bukan kritik terhadap organisasi, yang bekerja sangat baik, tapi itu kondisinya," pungkasnya.
(Reinaldy Darius)