JELANG hadapi Tim Nasional (Timnas) Indonesia di Piala AFF 2022, Timnas Thailand diisukan bisa memecat pelatih mereka, Alexandre Polking. Sebab menurut media asal Vietnam, Soha.vn, Presiden Asosiasi Sepakbola Thailand (FAT), Somyot Poompnmoung, ketahuan berbicara lagi dengan Kiatisuk Senamuang yang dulunya adalah pelatih The War Elephants.
Ya, ada isu Kiatisuk akan mengambil lagi posisi pelatih Timnas Thailand setelah berbincang dengan Somyoy. Pasalnya hubungan kedua belah pihak itu tidak baik, namun tiba-tiba saja Somyot menghubungi Kiatisuk untuk memperbaiki hubungan mereka.
Dalam laporan media Thailand, Thairath yang dikutip Soha, Somyot melakukan percakapan telepon dengan Kiatisuk. Meski tidak diketahui apa saja perbincangan mereka, media Thailand tersebut menyebut bahwa kini hubungan keduanya sudah baik-baik saja.
“Kabar baik, Tuan Somyot menelepon untuk meredakan hubungan dengan 'Zico' –julukan Kiatisuk. Penggemar sepakbola (Thailand) sangat senang menyaksikan perubahan penting," bunyi isi artikel Thairath, yang dikutip Soha, Selasa (11/10/2022).
Kabar membaiknya hubungan Kiatisik dengan bos FAT itu membuat para pencinta sepakbola Thailand berharap pria yang dijuluki Zico itu bisa kembali melatih Timnas Thailand. Sebab banyak pihak yang tidak menyukai Polking.
Polking memang sukses mengantarkan Timnas Thailand juara Piala AFF 2022, namun setelah itu performa The War Elephants menurun drastis. Terbaru Thailand kalah dari Malaysia di semifinal Piala Raja, turnamen sepakbola yang bermain di negara Gajah Perang tersebut.
Polking dinilai memiliki gaya permainan yang kurang menarik, apalagi ia menghilangkan permainan umpan-umpan pendek yang biasa diperlihatkan Thailand. Pelatih asal Brasil itu juga terlalu bergantung dengan pemain-pemain tertentu seperti Chanathip Songkrasin.
Sehingga ketika Chanathip tidak bermain, maka permainan Thailand jadi kurang baik. Dengan segala kekurangan itu, pencinta sepakbola Thailand berharap Kiatisuk bisa kembali ke kursi pelatihan Timnas Thailand.
Kiatisuk dikenal sebagai pelatih tersukses Thailand. Selama dilatihnya pada periode 2013-2017, Thailand sukses menjuarai Piala AFF 2014 dan 2016, Piala Raja 2016, dan membawa Thailand lolos ke Kualifikasi Babak Ketiga Piala Dunia 2018 Zona Asia.
Namun, karena hubungannya yang tidak baik dengan Somyot, Kiatisuk pamit pada April 2017. Kini karena hubungannya dengan Somyot membaik, maka tak heran rencana kembalinya Kiatisuk bisa saja terjadi.
Masalahnya, Thailand akan segera bermain di Piala AFF 2022. Tentu Polking akan tetap dipercaya menangani Thailand dan menjadikan turnamen tersebut sebagai ajang pembuktian diri.
Jika gagal di Piala AFF 2022, maka ada kemungkinan Polking akan ditendang agar Kiatisuk bisa lagi duduk di kursi kepelatihan Timnas Thailand.
(Rivan Nasri Rachman)